Ukuran Lapangan Sepakbola Standar Internasional FIFA Beserta Gambar dan Keterangannya

Ukuran Lapangan Sepak Bola Standar Internasional FIFA

Lapangan sepakbola adalah salah satu aspek penting dalam sebuah pertandingan yang mana panjang dan lebar lapangan telah ditentukan dalam peraturan sepak bola menurut induk organisasi FIFA maupun PSSI. Ukuran standar lapangan stadion yang digunakan untuk suatu turnamen atau pertandingan resmi di tingkat nasional maupun internasional wajib terpenuhi demi terciptanya suatu permainan yang berkualitas.

Sebagai pecinta dan penggilan bola tentunya harus tahu dong berapa luas lapangan sepakbola yang benar meliputi ukuran panjang dan lebar lapangan sepak bola serta apa saja kegunaan dan fungsi dari garis-garis batas atau tanda yang ada di dalam maupun di samping lapangan. Dan berikut ini adalah beberapa ulasan materi tentang peraturan lapangan sepak bola di Indonesia ataupun di dunia yang patut untuk kita ketahui bersama.

Panjang Lapangan Sepakbola

Untuk pertandingan resmi nasional dan internasional ukuran panjang lapangan sepak bola yaitu 100 meter dan panjang maksimalnya adalah 110 meter. Beberapa pertandingan sepak bola pada umumnya, panjang lapangan yang digunakan yaitu bisa berkisar antara 90 hingga 120 meter.

Lebar Lapangan Sepakbola

Menurut aturan resmi yang dikeluarkan FIFA pada pertandingan internasional, lebar lapangan sepak bola adalah 64 meter hingga 75 meter. Dan untuk ukuran yang biasanya sering digunakan yaitu berkisar antara 45 meter sampai 90 meter untuk lebar lapangannya. 

Luas Lapangan Sepakbola

Dalam peraturan resmi mengenai ukuran yang telah ditentukan, luas lapangan sepak bola yakni berada pada kisaran 4050 meter persegi hingga 10800 meter persegi.  Namun, ukuran luas lapangan sepakbola yang sering digunakan adalah sekitar 7140 meter persegi yaitu 105 meter untuk panjangnya x 68 meter lebarnya. 

Gambar Lapangan Sepakbola dan Ukurannya 

Ukuran sepak bola mini yang biasa dipakai oleh anak-anak untuk sekedar menyalurkan hobi bermainnya atau latihan ringan mungkin sedikit berbeda dengan ukuran yang dipakai oleh kalangan profesional. Peraturan mengenai detail-detail lapangan sepakbola sendiri sudah tertulis lengkap dengan pasal pertama dalam LOTG, the field of play

Permukaan lapangan sepak bola pada umumnya adalah berupa rumput alami yang tumbuh di atas permukaan tanah dan ada juga yang berupa rumput sintesis atau buatan manusia. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai dimensi lapangan, berikut ini adalah gambar lapangan sepak bola beserta ukurannya
Gambar Fungsi Garis Lapangan Sepak Bola dan Ukurannya

Bentuk lapangan sepak bola yaitu berbentuk persegi panjang yang ditandai dengan garis-garis lapangan dan setiap garis batas area memiliki fungsi dan ukuran masing-masing yang telah ditentukan dalam peraturan. 

Fungsi Garis Lapangan Sepakbola

Semua garis batas lapangan harus memiliki ukuran ketebalan garis yang sama yaitu tak lebih dari 5 inchi atau 12 cm. Pada umumnya garis lapangan sepak bola berwarna putih sehingga terlihat dengan jelas. Tentunya dari beberapa garis tanda tersebut mempunyai kegunaan garis lapangan sepakbola tersendiri dimana berfungsi sebagai pembatas untuk menunjukan daerah permainan. 

Beberapa keterangan garis yang ada diantaranya sebagai berikut :

Garis Tengah Lapangan 

Dalam permainan sepak bola berfungsi untuk membagi lapangan menjadi 2 bagian yang memiliki luas sama besar dan menjadi penunjuk batas area permainan sendiri dengan daerah permainan lawan. Terdapat juga garis lingkaran di tengah lapangan yang mempunyai ukuran radius 9,15 meter dari titik tengah. 

Garis lingkaran tengah lapangan berfungsi untuk membatasi pemain lawan ketika terjadi tendangan kick off di awal babak pertandingan. Pemain lawan dilarang memasuki ke dalam area lingkaran tengah saat kick off kecuali pemain yang sedang mengeksekusi tendangan. 

Garis Area Penalti

Di dalam daerah kotak pinalti terdapat sebuah titik putih yang berguna untuk mengeksekusi tendangan penalty yang disebabkan karena terjadinya sebuah pelanggaran di dalam area kotak terlarang tersebut. Jarak titik penalti ke garis gawang yaitu berjarak 11 meter atau 12 yds sehingga muncul istilah tendangan 12 pas yang mungkin sering kita dengar. 

Jika ada pemain bertahan yang melakukan pelanggaran di area terlarang ini maka akan dikenakan hukuman tendangan penalti meskipun ada juga jenis pelanggaran lain yang dihukum dengan tendangan bebas tidak langsung. Fungsi garis dalam area kotak penalty berguna juga sebagai batas bagi seorang penjaga gawang untuk diperbolehkan memegang atau menyentuh bola.

Luas daerah kotak pinalti berbentuk persegi panjang dimana ukuran kotak penalti itu sendiri mempunyai jarak antara garis yang ada di depan dengan garis gawang berjarak 16,5 meter sedangkan untuk garis sisi kanan dan kirinya ditarik dari tiang gawang dengan jarak 16,5 meter ke kiri dan ke kanan hingga membentuk persegi panjang. 

Ukuran Lapangan Sepakbola Beserta Gambar dan Keterangannya

Oleh karena itulah mengapa area penalti sering disebut juga dengan kotak 16 karena lebar jaraknya 16,5 meter. Sedangkan ukuran panjangnya secara keseluruhan yaitu 40,32 meter namun ada juga yang menyebutnya 40 meter.

Di daerah penalty juga terdapat suatu garis lengkungan lingkaran yang memiliki radius 9,15 meter diukur dari titik pinalti. Lingkaran garis melengkung yang ada di area kotak penalty berfungsi untuk memberi batas pemain saat terjadi tendangan penalti. Hanya wasit dan pemain penendang bola yang diperbolehkan berada di dalam daerah kotak pinalti dan lengkungan tersebut.

Mengapa bentuknya melengkung? Karena agar pemain tetap berada pada jarak yang tidak kurang dari 9,15 meter dan tidak terjadi penumpukan pemain di tengah depan titik penalty sehingga memberi keleluasaan bagi pemain eksekutor dalam menendang bola. 

Garis Area Gol 

Daerah ini disebut juga dengan area penjaga gawang karena merupakan daerah istimewa bagi seorang kiper dimana saat perebutan bola dengan lawan ia tak boleh diganggu atau dilanggar. Goal area berbentuk persegi panjang menyerupai kotak penalty namun dengan ukuran luas yang lebih kecil. 

Garis daerah gol memiliki ukuran jarak dari tiang gawang 5,5 meter ke kanan dan ke kiri lalu meluas ke depan dengan jarak sepanjang 5,5 meter. Jadi luas secara keseluruhan dari area penjaga gawang atau daerah gol ini adalah dengan panjang 18,32 meter dan lebarnya 5,5 meter.

Garis Sudut 

Pada setiap pojok lapangan sepak bola harus terdapat bendera dengan tiang yang diletakkan di tiap ujung sisi atau sudutnya. Garis sudut yang berbentuk seperempat lingkaran memiliki jari-jari 1 meter dan berguna pada saat pemain melakukan tendangan sudut (Corner Cick). Sedangkan untuk tinggi tiang bendera penanda korner (Flagpost) di sudut lapangan sepak bola adalah setinggi 1,5 meter. 

Di sebelah sudut lapangan terdapat sebuah tanda garis batas tendangan penjuru yang mungkin jarang orang mengetahuinya. Garis ini berfungsi sebagai batas pemain bertahan supaya tidak mendekat ke bola ketika terjadi sepak pojok atau tendangan penjuru. Jarak antara sudut lapangan dengan garis batas tendangan penjuru adalah 9,15 meter.

Itulah beberapa penjelasan mengenai berapa ukuran lapangan sepak bola standar FIFA yang berlaku pada pertandingan resmi internasional beserta gambarnya dan juga beberapa keterangan fungsi garis-garis lapangan yang ada pada permainan sepak bola.

Sepak Bola Wanita yang Perlu Anda Ketahui

Sepak bola adalah salah satu olahraga yang paling digandrungi di dunia. Tak hanya untuk pria, ternyata banyak sekali kaum hawa yang juga menyenangi olahraga yang dimainkan oleh 22 pemain ini. Tak tanggung-tanggung, setidaknya hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 176 negara di dunia telah mempunyai tim nasional sepak bola wanita. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai sejarah sepakbola wanita, klub/tim  hingga piala dunia untuk pertama kalinya berikut ini kami sajikan ulasannya.

sejarah piala dunia sepak bola wanita

Sejarah Sepak Bola Wanita

Dari segi sejarah, sepak bola wanita sudah ada sejak sepak bola pertama kali ditemukan. Mungkin sebagian besar orang mengetahui bahwa olahraga sepak bola berasal dari Inggris namun sejatinya permainan ini telah ada sejak ribuan tahun lalu. Sepak bola wanita sudah dimainkan oleh para wanita di Cina sekitar tahun 25 yakni pada masa Dinasti Donghan.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lukisan-lukisan dari Dinasti Han yang mempertontonkan para wanita bermain Tsu Chu yang merupakan cikal bakal dari sepakbola. Setelah ratusan tahun berlalu permainan sepak bola wanita seperti tenggelam terutaman ketika Dinasti Qing berkuasa yang mana sangat tidak menyukai sepak bola wanita bahkan sampai muncul larangan bermain sepak bola bagi para wanita di Cina kala itu.

Skotlandia adalah negara yang penting bagi berkembangnya sepak bola wanita. Sejarah mencatat, sejak tahun 1790an sudah banyak ditemukan kejuaraan-kejuaraan sepakbola wanita di Skotlandia. Pada tahun 1852, Skotlandia menjadi negara pertama yang merekam dan menyiarkan pertandingan sepak bola wanita. Hal ini kemudian mulai diikuti Inggris pada tahun 1895.

Namun lambat laun mulai berubah, sepak bola untuk wanita rupanya diperbolehkan untuk dimainkan lagi. Seiring berjalannya waktu, sepakbola wanita menjadi sangat digemari. Sepak bola wanita di negara Eropa juga mulai banyak dimainkan oleh kaum hawa disana. Sekitar tahun 1920an terselenggaralah pertandingan sepak bola wanita di Inggris dan dihadiri oleh banyak sekali penonton yang sangat antusias untuk hadir. Bahkan pertandingan yang dilaksanakan di Everton tersebut mampu menyedot penonton hingga 53000 orang sampai melebihi kapasitas stadion yang ada.

Larangan Bermain

Kesuksesan sepak bola wanita bukanlah tanpa halangan. Pada saat itu perkembangan sepakbola wanita memang sangat pesat dan bisa dikatakan bahwa pertandingan sepak bola wanita dapat menyaingi pria. Sayangnya antusiasme yang tinggi tak disambut dengan positif saat itu sehingga tidak bisa berkembang dengan baik.

FA sebagai federasi sepak bola Inggris justru memberikan respon yang negatif sampai - sampai membuat sebuah larangan bermain sepak bola bagi wanita. Banyak yang mengatakan langkah yang diambil FA ini merupakan langkah iri hati sekaligus defensif demi melindungi sepakbola pria.

Sejak awal olahraga ini mulai dikenal, cibiran-cibiran pahit sudah banyak bermunculan seperti yang mengatakan wanita tidak etis dan tak sepantasnya bermain sepakbola. Hal ini memang erat sekali hubungannya dengan perbedaan gender yang pada saat itu masih ramai. Hal ini rupanya diikuti oleh negara lain seperti Belanda dan Jerman pada tahun 1955 yang menyatakan hal yang sama bahwa sepak bola wanita dilarang untuk dimainkan dengan alasan bahwa permainan sepak bola tak sesuai dengan kodratnya bagi seorang wanita.

Kebangkitan 

Seiring berjalannya waktu rupanya persepak bolaan untuk para wanita mulai bersinar. Puluhan tahun tidak mengalami perkembangan, akhirnya angin segar berhembus kembali. Perlahan aturan pelarangan sepakbola wanita mulai dicabut. Tahun 1971 beberapa negara besar Eropa memperbolehkan lagi pertandingan sepak bola bagi wanita.

Mulai saat itulah permainan sepak bola wanita modern berkembang menjadi lebih baik. Walaupun begitu, sepakbola wanita tidak dengan mudah menemukan kembali kesuksesan yang pernah dimiliki 60 tahun lalu. Perlu 20 tahun lebih lamanya sepak bola bisa bangkit kembali hingga di tahun 1991 berhasil menyelenggarakan piala dunia wanita untuk yang pertama kalinya.

Klub Sepak Bola Wanita 

Beberapa tim sepak bola wanita mulai terbentuk dan menggelar kompetisi sendiri di berbagai negara. Seperti beberapa klub besar sepak bola wanita yang cukup terkenal antra lain :
  • Di Inggris : Arsenal Ladies, Chelsea Ladies Football, Bristol Academy Ladies, dan lain lain
  • Amerika Serikat : Washington Freedoms, Boston Breakers, Arizona Heatwaves, dan lainnya
  • Jepang : NTV Beleza, INAC Kobe Leonessa, Albirex Niigata Ladies, dan lain sebagainya. 
Di negara kita sendiri juga tak ketinggalan memiliki tim yang mana salah satu klub sepak bola wanita di Indonesia adalah Buana Putri selain beberapa nama tim yang ada.

Piala Dunia Wanita 

Mengamati perkembangan sepak bola wanita yang mengalami perkembangan cukup baik akhirnya FIFA sebagai induk organisasi sepak bola di dunia memberikan support kepada sepakbola wanita dengan digelarnya sebuah kejuaraan piala dunia untuk wanita yang disebut dengan FIFA Women’s World Cup.

Sejarah piala dunia wanita pertama kalinya dilaksanakan di Cina yaitu pada tahun 1991. Dalam turnamen akbar tersebut diikuti oleh 12 tim dan Amerika Serikat keluar sebagai juara pada waktu itu. Piala dunia wanita FIFA diselenggarakan setiap 4 tahun sekali seperti yang terjadi pada sepakbola pria.

Adapun catatan gelaran piala dunia wanita yang diselenggarakan FIFA sebagai berikut:

Pertama
Tahun : 1991
Tuan rumah : Cina
Juara 1 : Amerika Serikat
Juara 2 : Norwegia

Kedua 
Tahun : 1995
Tuan rumah : Norwegia
Juara 1 : Norwegia
Juara 2 : Jerman

Ketiga 
Tahun : 1999
Tuan rumah : USA
Juara 1 : Amerika Serikat
Juara 2 : Cina

Keempat 
Tahun : 2003
Tuan rumah : USA
Juara 1 : Jerman
Juara 2 : Swedia

Kelima
Tahun : 2007
Tuan rumah : Cina
Juara 1 : Jerman
Juara 2 : Brasil

Keenam
Tahun : 2011
Tuan rumah : Jerman
Juara 1 : Jepang
Juara 2 : Amerika Serikat

Ketujuh
Tahun : 2015
Tuan rumah : Kanada
Juara 1 : Amerika Serikat
Juara 2 : Jepang

Hingga kini, tercatat sudah 7 kali gelaran Piala Dunia Wanita yang diselenggarakan FIFA dimana Amerika Serikat menjadi negara tersukses sejauh ini dengan mengantongi tiga gelar dan disusul oleh Jerman dengan dua gelar. Piala Dunia Wanita selanjutnya akan digelar di Prancis pada tahun 2019 mendatang dan rencananya akan diikuti oleh 24 negara yang sudah lolos fase kualifikasi.

Di Indonesia sendiri sepak bola wanita sudah umum dikenal walaupun kepopulerannya masih jauh jika dibanding sepakbola pria. Indonesia sebenarnya memiliki tim nasional sendiri yang bertanding di kelas Internasional sejak tahun 1979. Sayangnya, insiden-insiden yang menimpa persoalan tentang PSSI terpaksa membuat tim nasional sepak bola wanita Indonesia urung bertanding sejak 2015 lalu. Semoga kedepan prestasi sepakbola Indonesia di ranah internasional semakin maju dan membanggakan.

Nah, diatas adalah sekelumit ulasan mengenai sepak bola wanita, semoga bisa menambah wawasan anda. Jangan lupa baca artikel yang lainnya semoga bermanfaat. 

Penemu dan Sejarah Sepak Bola Berasal dari Mana?

Permainan sepak bola merupakan olahraga yang banyak digemari oleh semua kalangan dari anak anak sampai dengan orang tua, baik putra maupun putri. Sejarah sepak bola semestinya juga perlu untuk diketahui bagi para penggila bola agar lebih memahami dari mana asal usul permainan ini dan siapakah penemu sepak bola pertama kali di dunia sehingga bisa dimainkan oleh kita di Indonesia seperti sekarang ini. Untuk mengetahui sejarahnya lebih lanjut simak pembahasan materi sepak bola berikut ini.

penemu Sejarah Sepak Bola di Dunia dan Indonesia

Siapa Penemu Sepak Bola?

Walaupun turnamen piala dunia baru diselenggarakan pada tahun 1930, namun ternyata sejarah permainan sepak bola sudah ditemukan jauh sebelum itu. Mengenai asal mula olahraga sepak bola memang mengundang perdebatan karena ada beberapa pendapat tentang sejarah penemuan olahraga ini. Sebagian berpendapat bahwa sepak bola berasal dari negara Inggris namun ada pula yang mengatakan permainan ini berasal dari negara lain.

Dalam beberapa dokumen ada yang menjelaskan bahwa sepak bola telah ada sejak 3000 tahun silam di berbagai belahan dunia dalam bentuk yang berbeda tetapi disebutkan juga pada dokumen yang lain bahwa permainan bola ini berasal dari negara Jepang yang mana masyarakat disana telah mengenalnya sepak bola sejak abad ke 8.

Terlepas dari mana sebenarnya penemu sepak bola pertama kali, namun FIFA menyatakan bahwa sejarah permainan sepak bola di dunia berasal dari daratan Cina dimana masyarakat disana menyebutnya dengan nama “Thu-shu” pada abad ke 2 sampai ke 3 sebelum masehi.

Sejarah Sepak Bola Dunia

Secara singkat jika menengok ke belakang, ternyata permainan ini telah dimainkan oleh beberapa negara seperti Tiongkok, Mesir dan Italia dimana saat itu bola terbuat dari linen pada tahun 2500 sebelum masehi di Mesir. Bola yang digunakan lalu ditambah dengan kulit atau usus agar memiliki daya pantul yang lebih tinggi. Selain itu sepak bola juga pernah dimainkan di Negara Roma dimana pada saat itu tidak mengenal aturan dan strategi sehingga permainan menjadi berantakan, bahkan sampai merenggut nyawa seseorang.

Permainan sepak bola mulai memasuki negara Inggris setelah abad ke 14 dan menjadikan olahraga ini sangat populer disana. Pada tahun 1860 dibuatlah sebuah aturan permainan untuk menghindari kericuhan lagi seperti yang terjadi pada pertandingan sebelumnya akibat permainan sepak bola yang masih berantakan. Sayangnya kala itu peraturan antara satu tim dengan tim yang lain masing – masing memiliki aturan sendiri.

Pada tahun 1863 beberapa klub yang berjumlah 12 tim di London bersepakat untuk bertemu dan menyepakati aturan permainan sepak bola. Adanya perkumupulan tersebut lalu muncullah suatu asosiasi sepak bola di Inggris yakni The Football Association (FA) dan menggelar sebuah kompetisi sepak bola dengan nama FA Cup untuk pertama kalinya.

Berawal dari 12 tim inilah lalu peraturan sepak bola menyebar ke negara – negara di Eropa lainnya seperti Belanda, Prancis, Spanyol, dan Swedia. Meskipun dalam hal siapa penemu sepak bola masih banyak menjadi perdebatan, banyak sumber mencatatat bahwa Inggris adalah negara yang disebut-sebut sebagai penemu sepakbola pada tahun 1863.

Seiring berjalannya waktu, ternyata banyak negara di seluruh dunia yang gemar untuk bermain olahraga ini sehingga muncullah suatu perkumpulan dari beberapa negara lalu membentuk sebuah badan organisasi sepak bola skala internasional dengan nama FIFA (Federation Internationale de Football Association) pada tanggal 21 Mei 1904 di Paris, Prancis.

Piala dunia (World Cup)

Berbicara tentang sejarah sepak bola di dunia tentunya terasa kurang jika tidak membahas tentang piala dunia yang merupakan kejuaraan paling bergengsi dalam hal dunia olahraga. Sejarah sepakbola dunia sendiri lebih dikenal mulai tahun 1930 pada saat piala dunia pertama kali diadakan di Uruguay, lebih tepatnya tanggal 13 hingga 30 Juli 1930. Hingga saat ini tercatat sebanyak sudah 20 kali piala dunia tersebut diperebutkan.

World Cup rutin diadakan tiap 4 tahun sekali dan pada umumnya suatu negara atau beberapa negara akan ditunjuk untuk menjadi tuan rumah dalam turnamen akbar ini. Brazil adalah tuan rumah terakhir piala dunia tepatnya pada tahun 2014 dimana Jerman berhasil keluar sebagai sang juara. Piala dunia selanjutnya akan digelar di Rusia pada tahun 2018 dan Qatar pada tahun 2022.

Sejak pertama kali piala dunia digelar, tercatat Negara Brazil berhasil mengumpulkan trofi terbanyak dengan 5 trofi diikuti Italia dengan 4 trofi. Indonesia sendiri walaupun saat ini bisa dibilang seret prestasi, tapi ternyata sejarah sepakbola indonesia juga tertulis pada buku sejarah piala dunia.

Indonesia merupakan negara pertama dari Asia yang mengikuti piala dunia. Indonesia (Yang kala itu memakai nama Hindia Belanda) berhasil masuk pada piala dunia 1938. Sayangnya langkah Indonesia langsung terhenti pada babak pertama setelah dibantai Hungaria dengan skor 6-0.

Sepak Bola di Indonesia

Walaupun prestasi tim nasional Indonesia dikancah dunia masih tidak bisa dibanggakan, tetapi sepakbola merupakan olahraga yang digilai oleh masyarakat Indonesia. Antusiasme yang besar ini sebenarnya tidak aneh mengingat sejarah sepak bola Indonesia sudah ada sejak lama. Tercatat, kompetisi-kompetisi lokal di Indonesia sudah ada sejak tahun 1930an yang pada saat itu disebut perserikatan. Jadi bisa dikatakan sepakbola sudah dikenal dan dicintai masyarakat Indonesia sejak lama.

Atas dasar antusiasme masyarakat yang tinggi dan berkembangya olahraga ini, pada tahun 1952 Indonesia resmi mendirikan organisasi sepakbola mereka sendiri yang bernama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Tak lama setelah pendiriannya, PSSI langsung bergerak cepat dengan bergabung dengan organisasi sepakbola dunia yaitu FIFA pada tahun 1952 dan bergabung dengan organisasi sepakbola asia AFC dua tahun berselang.

Untuk perihal kompetisi, sebelumnya Indonesia memiliki 2 jenis kompetisi yaitu perserikatan dan Sepakbola Utama (GALATAMA). Tetapi untuk mempermudah mengorganisir sekaligus menambah persaingan, PSSI memutuskan untuk menggabungkan 2 jenis kompetisi tersebut menjadi Liga Indonesia seperti yang sekarang kita ketahui ini.

Semenjak berdirinya, timnas Indonesia sendiri sudah beberapa kali meraih prestasi di berbagai kompetisi yang diikutinya seperti Sea Games dan juga Piala Kemerdekaan. Selain itu, menjadi negara Asia pertama yang mengikuti piala dunia juga bisa dikatakan sebuah prestasi tersendiri dan patut dibanggakan.

Demikian ulasan mengenai serba serbi sepakbola yang mencakup tentang siapa penemu dan bagaimana sejarah sepakbola dunia dan di Indonesia. Silahkan baca juga artikel yang lainnya, semoga bermanfaat.

Durasi Lama Permainan Sepak Bola

Lama Pertandingan Sepak Bola

Salah satu hal terpenting yang harus diketahui tentang peraturan dalam permainan sepak bola adalah mengenai berapa lama waktu pertandingan berlangsung. Lama permainan sepak bola secara resmi pada pertandingan internasional sesuai peraturan FIFA adalah 2 kali 45 menit atau 90 menit waktu normal. Hal itu pula berlaku pada peraturan sepak bola PSSI yang ada di Indonesia untuk pertandingan resmi nasional.

lama permainan sepak bola

Namun tentu tidak semua pertandingan yang bergulir pada suatu turnamen / kompetisi di level bawah maupun kelas amatir dapat menerapkan peraturan waktu pertandingan tersebut dikarenakan keterbatasan pada beberapa faktor tertentu. Durasi lama waktu permainan untuk setiap babak mungkin hanya berlangsung 30 menit, 40 menit atau bahkan 25 menit saja sesuai dengan kesepakatan bersama serta tidak mengabaikan ketentuan yang ada.

Injury Time (Tambahan Waktu)

Dalam sepak bola injury time adalah tambahan waktu yang diberikan wasit setelah lama pertandingan berlangsung dalam satu babak mencapai 45 menit waktu normal. Seorang asisten wasit di pinggir lapangan memberikan informasi kepada publik berapa menit tambahan waktu yang diberikan. Istilah injury time dalam sepak bola secara harfiah berarti waktu cidera. Hal ini memang awalnya dimaksud untuk mengganti berapa lama waktu yang terbuang disebabkan oleh beberapa pemain di lapangan yang mengalami cedera dan memerlukan perawatan sehingga memaksa wasit untuk menghentikan permainan.

Namun tak hanya sebab itu dalam perkembangannya penetapan tambahan waktu injury time juga bisa mempertimbangkan faktor lain yang membuat wasit mengentikan permainan. Lamanya waktu tambahan yang diberikan tergantung dari berapa lama waktu yang terbuang saat pertandingan di waktu normal 45 menit berlangsung, bisa 4 menit, 3 menit atau bahkan tidak ada perpanjangan waktu dalam babak tersebut.

Lama Waktu Istirahat

Dalam permainan sepak bola durasi waktu yang diberikan pemain untuk beristirahat diantara kedua babak pertandingan yang berlangsung adalah 15 menit. Hal itu berlaku pada pertandingan resmi baik lokal maupun internasional. Meskipun demikian bagi sebuah kompetisi level bawah bisa menerapkan durasi waktu yang lebih singkat, misalnya 10 menit atau bahkan hanya 5 menit saja sesuai sikon dan tetap harus mematuhi peraturan yang ada.

Babak Perpanjangan Waktu (Extra Time)

Berbeda dengan injury time dalam pertandingan sepak bola extra time merupakan babak tambahan perpanjangan waktu untuk mencari dan menentukan siapa yang berhak memenangkan permainan. Extra time biasanya berlangung pada pertandingan yang menggunakan sistem gugur atau suatu pertandingan yang mengharuskan adanya pemenang yang keluar diantara 2 tim dalam pertandingan tersebut.

Babak perpanjangan waktu atau extra time dilakukan jika kedua tim memiliki skor yang sama kuat setelah menjalani babak pertandingan 2 kali 45 menit atau selama 90 menit. Selain itu extra time juga bisa terjadi apabila kedua tim memiliki hasil agregat gol yang sama kuatnya. Lama waktu extra time dalam permainan sepak bola adalah 2 kali 15 menit atau selama 30 menit berlaku pada pertandingan resmi.

Untuk menentukan pemenang pertandingan bola pada saat extra time ada dua cara atau istilah yang dahulu bisa digunakan yaitu golden gol dan juga Silver Gol. Golden gol adalah suatu aturan dalam sepak bola untuk menentukan pemenang ketika extra time berlangsung yang mana tim yang lebih dulu berhasil memasukan bola ke gawang lawan maka dia lah yang menjadi pemenangnya tanpa harus menunggu hingga berapa menit kedepan.

Namun untuk saat ini cara yang paling umum sering dipakai adalah silver gol yaitu suatu aturan dalam menentukan pemenang pertandingan dimana kedua tim harus bermain selama 2 kali 15 menit dan saat pertandingan berakhir siapa yang jumlah gol atau skornya lebih banyak maka dialah yang berhasil memenangkan pertandingan. Apabila hasilnya masih juga sama dan tak berubah maka baru dilakukan tendangan adu penalti.

Water Break

Dalam pertandingan sepak bola di Indonesia khusunya istilah water break mungkin sering terdengar di telinga kita, disebut juga dengan turun minum yang mana memberikan kesempatan kepada para pemain untuk istirahat sejenak sekedar minum mengisi cairan tubuh yang hilang karena kelelahan. Setelah itu pertandingan segera dilanjutkan kembali.

Namun tidak selalu dalam setiap pertandingan sepak bola terdapat water break, hanya dilakukan jika dianggap perlu dengan beberapa faktor dan alasan tertentu. Seperti yang terjadi pada Piala Dunia 2014 Brasil saat pertandingan antara Portugal melawan Amerika Serikat dimana wasit memberikan water break karena pertimbangan panasnya cuaca yang terjadi di Brasil kala itu.

Time Out

Beberapa pelatih populer seperti Jose Mourinho pernah mewacanakan tentang aturan time out ketika ia masih menangani tim raksasa Real Madrid pada Oktober 2012 yang lalu. Seiring berjalannya waktu beberapa pihak juga sempat mengutarakan hal yang sama. Namun secara umum dalam permainan sepak bola tidak ada peraturan time out seperti yang terjadi pada pertandingan bola basket dan beberapa permainan yang lainnya.

Itulah beberapa penjelasan tentang peraturan lama permainan sepak bola, silahkan baca juga artikel yang lainnya semoga bermanfaat. 

Teknik Dasar Permainan Futsal yang Harus Dikuasai

Cara Bermain Futsal

Permainan futsal merupakan suatu bentuk olahraga yang memiliki banyak persamaan dengan sepak bola tak terkecuali pada teknik- teknik dasar bermain futal yang memang penting untuk dikuasainya, terutama kemampuan dalam mengolah bola. Perbedaan ukuran dan permukaan lapangan yang terdapat dalam permainan futsal dan sepak bola menjadi salah satu hal yang membuat strategi bermain diantara keduanya sedikit berbeda. 

teknik dasar cara bermain futsal

Dalam pertandingan futsal tak hanya skill individu dari tiap pemain yang dibutuhkan akan tetapi sebuah strategi dan taktik dalam team menjadi hal yang mutlak diperlukan agar terciptanya sebuah permainan tim yang solid sehingga menghasilkan kerja sama yang apik dan bersinergi dalam membangun sebuah serangan terhadap lawan. 

Dalam hal strategi dan taktik futsal ini sangat erat hubungannya dengan sosok seorang pelatih yang memimpinnya dalam memberikan arahan dan instruksi kepada para pemainnya terkait dengan pola serangan, bertahan dan lain sebagainya. Namun pada pembahasan kali ini lebih memberikan penjelasan  tentang kemampuan atau skill individu yang wajib dimiliki oleh seorang pemain futsal terlebih bagi kalangan pemain professional. Skill tersebut perlu diasah dengan baik melalui kerja keras dan banyak melakukan latihan dengan serius dan berkesinambungan. 

Teknik Futsal

Beberapa teknik dasar dalam bermain futsal yang wajib dikuasai oleh setiap pemain yaitu bagaimana cara mengoper bola, teknik mengontrol, menggiring, menembak dan mengumpan bola lambung. 

Teknik Passing (Mengumpan Bola)

Dalam permainan futsal teknik mengumpan bola merupakan sebuah hal yang wajib dikuasai oleh tiap pemain, mengingat dalam sepanjang pertandingan berlangsung teknik ini sangat mendominasi digunakan karena ukuran lapangan futsal yang kecil sehingga taktik dan strategi permainan lebih banyak memakai teknik-teknik passing dalam membangaun variasi serangan. 

Cara mengumpan bola dengan baik dan benar dalam teknik passing futsal ini terdapat beberapa macam diantaranya yaitu passing menggunakan sisi kaki bagian dalam, luar dan dengan menggunakan tumit.

Penjelasan selengkapnya silahkan baca Teknik Passing Cara Mengumpan Bola

Teknik Control (Menahan Bola)

Dalam permainan futsal teknik yang juga sangat penting untuk dikuasai yaitu kemampuan menahan atau mengontrol bola. Controlling adalah salah satu teknik dasar dalam permainan yang dimiliki seorang pemain saat menerima bola umpan dari temannya agar mampu dihentikan dan dikuasai dengan baik. 

Cara mengontrol bola yang benar bisa dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, bagian luar atau dengan telapak kaki bagian dalam. Selain memakai kaki, pemain bisa juga mengontrol bola dengan dada, paha dan anggota tubuh lainnya (Selain tangan) untuk menghentikan dan melakukan kontrol terhadap pergerakan bola. Cara kontrol bola yang paling sering dipakai dalam pertandingan yaitu dengan cara mengontrol dengan kakinya, sehingga skill pemain untuk menguasai teknik ini menjadi hal yang mutlak dibutuhkan.  

Semakin bagus kemampuan pemain dalam mengontrol bola dengan benar maka semakin pendek jarak pantulan bola dan melekat sedekat mungkin dengan tubuh kita sehingga pihak lawan akan sulit untuk bisa mencuri dan merebut bola dari penguasaan kita. 

Ada beberapa tips yang perlu dicermati dalam mengontrol bola dengan kaki saat bermain futsal, diantaranya adalah
  • Pastikan untuk selalu lihat dan perhatikan datangnya bola
  • Pada saat bola bola akan menghampiri kita untuk tetap menjaga keseimbangan 
  • Agar mampu menguasai bola dengan mudah diam tak bergerak maka lakukan kontrol dengan menggunakan telapak kaki (Sole

Teknik Chipping (Mengumpan Bola Lambung)

Pada pertandingan futsal teknik ini hampir sama seperti passing hanya bedanya terletak pada chipping memakai kaki bagian atas ujung sepatu dan ditendang mengenai bagian bawah bola. Chipping adalah teknik permainan yang dilakukan untuk melambungkan bola agar naik ke atas saat ditendang dengan ujung kakinya sehingga mampu melewati pemain lawan. 

Teknik melambungkan bola ini dapat dipakai untuk mengumpan bola kepada teman satu tim maupun untuk mengelabuhi pemain ketika berhadapan satu lawan satu dan bisa juga untuk memasukkan bola ke gawang lawan ketika berhadapan langsung dengan penjaga gawang. 

Cara melakukan chip untuk melambungkan bola ke atas ada beberapa tips yaitu
  • Posisi bola berada di depan kita
  • Tempatkan kaki yang dijadikan tumpuan di samping bola
  • Kaki untuk menendang ditarik ke belakang lalu ayunkan ke depan
  • Saat melakukan tendangan tempatkan ujung kaki pada bagian bawah bola 
  • Ayunkan dan angkatlah bola ke depan 
  • Biarkan gerakan kaki tetap mengayun ke depan mengikuti arah bola 

Teknik Dribbling (Menggiring Bola)

Dribbling adalah teknik dasar dalam permainan dimana seorang pemain memiliki kemampuan dalam menguasai bola untuk mengecoh lawannya. Teknik menggiring bola pada futsal maupun sepak bola bisa dilakukan dengan cara berlari, berjalan, berputar ataupun berbelok dengan kemampuan yang dimilikinya agar jangan sampai lawan dapat merebut bola dari penguasaan kita.  Pada saat pertandingan berlangsung teknik dribbling dibutuhkan untuk melewati pemain lawan dan mengarahkan bola menuju ruang kosong serta membuka peluang untuk melakukan tendangan ke arah gawang. 

Penguasaan terhadap teknik dribbling dengan baik merupakan seni tersendiri dalam bermain futsal dimana kelenturan dan keseimbangan mutlak diperlukan oleh setiap pemain. Cara untuk melakukan teknik dalam menggiring bola (Dribbling) dengan baik ada beberapa teknik yaitu:

Dribbling dengan Kaki Sisi Luar

Cara menggiring bola menggunakan teknik kaki bagian luar ini dilakukan untuk memperdaya pemain lawan ke arah samping kanan atau kiri pemain, tergantung kaki yang digunakan. Jika seseorang memakai kaki kanan bagian luar maka dia bisa mengecoh ke arah kanannya yaitu ke arah sebelah kiri dari pemain lawan dan begitu juga sebaliknya.  

Dribbling dengan Kaki Sisi Dalam

Pada permainan futsal seorang pemain dapat mengecoh lawannya dengan menggunakan teknik menggiring bola ini ke arah samping kiri darinya jika dia menggunakan kaki kanan bagian dalam atau di sebelah samping kanan dari pemain lawan, begitu juga sebaliknya. 

Dribbling dengan Punggung Kaki

Cara menggiring bola menggunakan bagian punggung kaki ini biasa dilakukan jika dalam kondisi lawan berada pada jarak yang cukup jauh dan tidak menghalangi gerakan kita. Akan tetapi cara ini kurang begitu efektif untuk mengelabuhi lawan ke arah samping kanan maupun sebelah kiri. 

Ada beberapa tips dan cara melakukan teknik dribbling dengan baik yang perlu diperhatikan oleh pemain, diantaranya adalah
  • Sebisa mungkin untuk tetap menguasai bola dan menjaga jarak dengan pemain lawan
  • Tetap menjaga kelenturan dan keseimbangan tubuh saat melakukan gocekan 
  • Menyentuh bola dengan menggunakan bagian telapak kaki secara berkesinambungan
  • Pandangan pemain harus tetap fokus saat bersentuhan dengan bola 
  • Selalu siap dalam mengantisipasi pergerakan lawan untuk merebut bola dari penguasaan kita. 

Teknik Shooting (Menembak)

Dalam pertandingan futsal penting sekali bagi pemain memiliki kemampuan shooting yang baik terutama untuk pemain yang berada pada posisi depan. Teknik menembak (Shooting) adalah teknik dasar dengan melakukan tendangan keras ke arah gawang dengan tujuan untuk mencetak gol terhadap team lawan. Dibutuhkan tendangan yang akurat agar menghasilkan posisi bola yang terarah pada tempat yang sulit dijangkau oleh kiper. 

Untuk melakukan shooting keras bisa dilakukan dengan menggunakan kaki bagian luar maupun dalam pada posisi di dekat ujung kaki. Selain itu juga bisa memakai punggung kaki sebagai pilihan lain dalam melakukan shooting serta dapat pula pemain menggunakan ujung kaki atau sepatu yang mana hal ini bisa menghasilkan tendangan yang kencang dengan arah bola lurus ke depan.

Perlu sebuah upaya latihan yang serius dalam melakukan teknik shooting ini agar tendangan keras dan bola melaju dengan cepat. Baca penjelasan selengkapnya dalam Teknik Shooting Cara Menendang Bola Keras

Teknik Heading (Menyundul Bola)

Pada permainan futsal teknik heading tidak terlalu sering digunakan selama pertandingan berlangsung karena ukuran lapangannya yang kecil sehingga lebih mendominasi bola-bola bawah melalui umpan pendek antar pemain. Namun walaupun begitu teknik menyundul bola ini penting untuk dikuasai oleh para pemain futsal pada saat memainkan bola atas seperti ketika bola melambung di atas kepala baik itu untuk mengumpan kepada teman satu timnya maupun untuk memasukkan bola ke arah gawang. 

Beberapa cara dan tips teknik heading yang perlu dipahami saat melakukan sundulan bola yaitu:
  • Setiap pemain perlu menyadari bahwa mereka melakukan sundulan bola bukan ditabrak oleh bola
  • Tiap pemain harus mengetahui cara menyundul bola yang benar dengan menggunakan dahi bukan bagian ubun – ubunnya
  • Pemain tetap membuka matanya ketika melakukan sundulan untuk memastikan bola disundul menggunakan dahinya
  • Gigi dirapatkan, otot leher dikencangkan dan tempatkan posisi kepala pemain dengan benar agar sundulan lebih tajam dan akurat. 
  • Sering melakukan latihan untuk menghasilkan kualitas sundulan yang berkualitas, akurat dan terarah pada titik sasaran.

Teknik dasar di atas merupakan skil atau kemampuan yang harus dikuasai oleh setiap pemain, lantas apa saja skill untuk seorang penjaga gawang? Baca selengkapnya dalam Teknik dasar kiper futsal

Itulah beberapa penjelasan tentang teknik skil yang harus dikuasai dalam permainan futsal. Baca juga tips dan teknik futsal yang lainnya semoga bermanfaat. 

Prinsip dan Tips Bermain Futsal Menyerang

Tips Bermain Futsal

Ada beberapa prinsip dasar pola penyerangan yang perlu diperhatikan dalam permainan futsal mana kala kita melakukan serangan kepada tim lawan. Tips menyerang ini tentu akan sangat memudahkan para pemain untuk mengembangkan permainannya pada saat melakukan serangan ke pertahanan lawan. Hal yang tak boleh terlupakan yaitu bagaimana formasi terbaik untuk menyerang dan strategi yang tepat digunakan oleh tim, selengkapnya dalam Strategi dan Taktik Menyerang Futsal

Prinsip tips bermain futsal menyerang

Prinsip dalam Menyerang

Beberapa hal prinsip dasar berikut ini harus diperhatikan oleh tiap pemain ketika melakukan serangan dalam pertandingan futsal:

Buka Ruang

Setiap kali teman kita mulai menguasai bola, baik dari hasil kick in, pembersihan gawang, maupun merebut bola dari penguasaan pemain lawan maka harus segera membuka ruang selebar mungkin. Berikanlah dukungan kepada rekan yang sedang menguasai bola baik dengan mendekat ataupun menjauh demi menciptakan peluang dan membangun pola serangan.

Lebar lapangan permainan harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menjelajahi pada sisi tepi lapangan pertandingan sehingga akan lebih maksimal dalam membuka ruang. Pemain bisa meminta bola dengan memposisikan dirinya berdiri pada batas garis samping lapangan untuk memaksimalkan celah yang ada dalam membangun serangan.

Prinsip 3 detik

Ketika sebuah tim sedang melakukan serangan maka janganlah pemain berdiam diri di tempat tanpa bola pada posisi yang sama lebih dari 3 detik. Jangan terlalu lama memainkan bola yang justru akan menghilangkan momen untuk menembus benteng pertahanan lawan dan menciptakan goal.

Bermainlah dengan menerapkan permainan satu dua (One two) dimana pemain bisa melakukan umpan kepada rekannya lalu bergerak menuju ke posisi kosong yang memungkinkan untuk membangun pola serangan. Sebenarnya inilah motto dasar dalam permainan futsal dan perlu kecermatan dalam memutuskan setiap pergerakan.

Tidak boleh statis

Para pemain tidak boleh monoton untuk menunggu bola datang kepadanya akan tetapi harus aktif dalam menjemput bola dari rekannya sebagai bentuk dukungan dalam permainan tim. Tiap pemain dituntut untuk tetap bergerak walaupun bola tidak dalam penguasaannya.

Jangan biarkan teman dalam satu tim yang sedang menguasai bola kesulitan untuk memberikan umpan kepada rekannya atau susah keluar dari tekanan dan pressing lawan. Bantu dia dengan bergerak aktif untuk meminta bola dan menempatkan diri pada posisi yang tepat.

Pahami penempatan posisi pemain

Setiap pemain futsal harus mampu dalam menempati diri pada ruang kosong dengan cara mengamati setiap pergerakan teman kemudian tempati posisi kosong yang ditinggalkan atau diciptakan. Rotasi pemain dan sirkulasi pergerakan bola umpan yang cepat akan sangat berpeluang membuka ruang pertahanan lawan dan menemukan celah untuk menciptakan gol.

Jika kita berada dalam posisi paling belakang maka jangan PD untuk menggiring bola sendiri melewati pemain di depannya satu lawan satu. Karena pada posisi sebagai pemain terakhir di belakang lalu mencoba melakukan dribbling untuk mengecoh lawannya namun gagal, maka bola bisa diambil alih dan dikuasai oleh pemain lawan dan hal itu sangat berbahaya mengancam gawang kita.

Mengecoh Pemain Lawan

Lakukanlah sebuah gerakan yang bisa mengecoh pemain ketika melewati lawan dengan dribbling maupun umpan (Passing). Jangan melakukan passing pada saat bola sudah terbaca oleh pemain lawan dan siap merebut atau memotong bola. Untuk mengecoh lawan lakukan pasing dengan cara pandangan mata menipu yang berbeda dengan arah umpan bola.

Apabila kita ingin melewati pemain lawan maka jangan dilakukan pada saat lawan dalam posisi diam dan siap siaga, tetapi lakukan ketika pada posisi yang kurang tepat ketika sedang berlari menuju ke arah kita dimana hal tersebut dirasa sulit bagi lawan untuk merebut bola dari penguasaan kita.

Perhatikan Umpan Passing

Beberapa tips yang perlu dicermati saat melakukan passing yaitu umpan bola sebaiknya dilakukan dengan jarak yang tidak kurang dari satu meter agar tak mudah terebut oleh pemain lawan. Umpan pasing dilakukan dengan laju bola yang keras tidak terlalu lemah dan harus terukur agar mudah diterima oleh pemain lain.

Hal penting ketika pemain melakukan passing side to side yakni harus ekstra hati-hati menguasai bola dalam area penalti karena akan sangat berbahaya tatkala musuh bisa merebut bola dari penguasaan pemain dan berpeluang besar untuk membobol gawang kita. Harus cermat dan sabar ketika hendak melepaskan umpan kepada teman satu timnya.

Pastikan bahwa pemain lawan tidak akan mampu menjangkau bola yang diumpan kepada rekan kita. Tetap tenang dan jangan tergesa-gesa dalam melakukan passing untuk menghindari kesalahan fatal yang justru akan memberikan kesempatan bagi tim lawan untuk membangun serangan dan menciptakan peluang gol.

Membongkar pressing lawan

Trik bermain futsal untuk menyerang ketika berada di area pertahanan sendiri agar bisa keluar dari tekanan lawan dan membangun serangan salah satunya bisa menggunakan formasi 2-1-1 misalnya. Temukan celah untuk membuka ruang oleh pemain depan agar siap menerima umpan dari 2 pemain belakang diantara celah pemain defense lawan yang terus menempelnya.

Ketika salah satu dari dua pemain belakang hendak melakukan umpan kepada pemain lainnya di belakang maka pemain yang satunya sedikit maju mendekat pada teman yang memberikan umpan untuk menyambut bola lalu melepaskan passing jauh ke depan melalui celah dua pemain defense kepada rekannya yang kosong di depan.

Gunakan formasi terbaik menyerang 

Dalam setiap pertandingan futsal tentu formasi dan strategi yang digunakan oleh sebuah tim tidaklah sama tergantung pada situasi kondisi di lapangan serta beberapa faktor seperti kualitas pemain, gaya bermain lawan dan lain sebagainya. Perlu adanya kombinasi serangan seperti merubah formasi dari 1-2-1 berubah menjadi formasi 1-3 kemudian berganti lagi 1-2-1 dan sebagainya. Selengkapnya bisa dibaca dalam Formasi futsal terbaik untuk menyerang.

Adanya pergerakan pemain dalam menerapkan taktik dan variasi serangan terkadang membuat para pemain bertahan tidak terorganisir dengan baik dalam melakukan permainan bertahan (Defense) sehingga dari situ bisa dimanfaatkan untuk menemukan celah dan menciptakan sebuah peluang.

Lakukan Finishing dengan Benar

Banyak pemain dalam sebuah tim yang hanya bisa menguasai bola tanpa mampu melakukan finishing dengan baik dalam menjebol gawang lawan atau justru malah kebobolan. Harus ada kordinasi dan taktik penyelesain akhir yang benar dalam tim agar setiap pola serangan yang dibangun mampu dikonversi menjadi sebuah gol.

Salah satunya yaitu mampu menguasai teknik shooting ke arah gawang dengan betul. Tembakan harus dilakukan dengan keras agar sulit diantisipasi oleh penjaga gawang. Jangan melakukan shooting dengan tendangan yang lemah akan mudah bagi kiper untuk membaca dan menguasai bola sehingga berpeluang membangun serangan balik dengan cepat ke gawang kita yang tentu hal ini akan merugikan tim.
Penjelasan selengkapnya bisa dibaca dalam Cara Shooting Bola dengan Keras

Mungkin itulah beberapa tips yang bisa dibagikan kali ini terkait dengan prinsip – prinsip bertahan dalam permainan futsal. Jangan lupa baca juga taktik dan teknik futsal yang lainnya, semoga bermanfaat ya. 

Peraturan Kiper Futsal Larangan dan Pelanggaran

Peraturan Kiper

Seperti halnya pada permainan sepak bola, dalam pertandingan futsal juga memiliki seorang penjaga gawang atau kiper yang berfungsi untuk mengamankan gawangnya dari serangan lawan agar tidak kebobolan. Peraturan kiper futsal merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap penjaga gawang selama pertandingan termasuk saat tendangan penalti.  Tanpa mematuhi aturan main yang telah ditentukan panitia penyelenggara yang merujuk pada peraturan resmi dari PSSI maupun FIFA tentu tidak akan menghasilkan sebuah kompetisi yang berkualitas.

peraturan kiper futsal terbaru

Sehebat apapun kiper dengan kualitasnya yang bagus harus diimbangi oleh pemahaman tentang peraturan permainan futsal yang baik terutama saat menjalani pertandingan resmi pada suatu turnamen atau kompetisi sehingga bisa menyajikan sebuah permainan yang berkelas dan profesional. Untuk para pemain agar mengetahui apa saja peraturan yang harus ditaati dalam pertandingan futsal silahkan baca Peraturan Permainan Futsal Lengkap

Larangan dan Pelanggaran

Beberapa peraturan tentang larangan kiper futsal yang perlu diperhatikan dalam permainan yaitu:

4 Detik Penguasaan Bola

Seorang penjaga gawang (Keeper) pada futsal tidak boleh menguasai bola selama lebih dari empat detik di daerah permainan sendiri baik hal itu dilakukan dengan kakinya maupun dipegang dengan tangannya. Hitungan oleh wasit dimulai sejak kiper telah menguasai bola dalam posisi yang dianggap sudah siap.  Apabila dalam hitungan wasit seorang penjaga gawang telah menguasai bola lebih dari 4 detik maka konsekuensi yang harus diterima untuk timnya atas pelanggaran kiper futsal tersebut adalah berupa hukuman tendangan bebas tidak langsung. 
Baca selengkapnya : Jenis Pelanggaran dan Sangsi Hukuman dalam Futsal


Akan tetapi jika sang kiper menguasai bola melewati garis tengah lapangan maka hitungan dihentikan oleh wasit dan apabila ia kembali ke daerahnya sendiri maka hitungan akan dilanjutkan lagi. Dengan adanya peraturan kiper futsal 4 detik ini maka tidak punya kesempatan bagi penjaga gawang untuk mengulur- ulur waktu sehingga lama pertandingan berjalan dengan efektif. 

Backpass

Pengertian back pass dalam permainan futsal adalah sebuah pengembalian bola umpan (Passing) dari salah seorang pemain dalam satu tim yang secara sengaja diberikan kepada penjaga gawang. Kiper hanya diperbolehkan untuk menerimanya dengan kaki dan tidak boleh bola ditangkap dengan tangannya, kecuali jika pemain satu timnya memberikan umpannya menggunakan anggota badan yang lain (Selain kaki dan tangan). 

Pada pertandingan futsal back pass boleh dilakukan pada saat kick in, tendangan sudut maupun tendangan bebas namun hanya diperbolehkan untuk mengontrol dengan kaki dan apabila ditangkap dengan tangannya maka dinyatakan foul. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa larangan kiper dalam futsal yang dianggap sebuah pelanggaran atau foul pada saat backpass:
  • Kiper menerima bola kembali (Baik menggunakan kaki maupun tanggannya) hasil umpan dari rekannya sebelum bola tersebut disentuh oleh pemain lawan. Hal ini dilakukan setelah sebelumnya sang kiper memulai permainan dengan melepaskan bola ke depan kepada rekannya namun bola justru diumpan kembali ke belakang kepada sang kiper sehingga terjadi sebuah pelanggaran. 
  • Kiper boleh mengontrol dengan kakinya bola umpan dari teman satu timnya jika bola sudah tersentuh lawan, namun apabila kiper menerima bola dengan tangannya maka hal ini dianggap foul kecuali jika temannya memberikan umpan dengan bagian tubuh yang lain selain tangan dan kaki seperti menggunakan dada atau disundul dengan kepala maka sang kiper boleh menangkapnya. 
  • Seorang kiper menangkap bola dengan tangannya saat dilakukan tendangan ke dalam ataupun ketika kick in. Tindakan ini dianggap oleh wasit sebuah pelanggaran atau foul, kecuali jika penjaga gawang menerima atau mengontrol bola dengan kakinya maka hal tersebut diperbolehkan.
Bagaimana teknik seorang kiper dalam menangkap bola dengan benar? Silahkan baca penjelasan lengkapnya di Teknik Dasar Kiper Futsal


Back pass pada futsal tak berlaku jika seorang penjaga gawang berperan sebagai kiper power play lalu menerima bola umpan dari rekannya di daerah permainan lawan. Dia boleh mengontrol bola dengan kakinya berkali-kali namun hal ini tak boleh dilakukan di daerah permainannya sendiri sebelum melewati garis tengah lapangan. Bagi sebuah tim yang melakukan pelanggaran (Foul) pada saat backpass maka dikenakan hukuman tendangan bebas tidak langsung.

Itulah beberapa peraturan futsal yang sekiranya penting untuk diketahui bagi seorang kiper atau penjaga gawang. Tidak menutup kemungkinan terjadinya perubahan aturan main dalam pertandingan sehingga perlu mengetahui update tentang peraturan kiper futsal terbaru. Hal penting lainnya yang harus dipahami juga adalah peraturan tentang peralatan apa saja yang dipakai oleh sang penjaga gawang, selengkapnya baca Perlengkapan Kiper Futsal 

Demikian penjelasan mengenai peraturan kiper futsal yang bisa dibagikan pada kesempatan kali ini. Baca juga tips dan peraturan futsal yang lainnya, semoga bermanfaat.