Akumulasi Pelanggaran Dalam Futsal

Peraturan Pelanggaran Terakumulasi

Saat pemain berada di lapangan permainan maka sangatlah mungkin seseorang untuk melakukan sebuah bentuk pelanggaran yang menyalahi aturan pertandingan. Pada permainan futsal berlaku sebuah ketentuan atau ketetapan terkait dengan kesalahan pemain yang dihitung sebagai pelanggaran yang diakumulasikan oleh wasit, dimana hal itu telah diatur dan tercantum dalam peraturan futsal. Wasit dengan dibantu oleh pencatat waktu dan juga wasit ketiga akan memiliki catatan terhadap pemain – pemain dalam sebuah tim yang melakukan kesalahan dan pelanggaran. 

peraturan akumulasi pelanggaran dalam futsal

Oleh karena itu sangat perlu kehati-hatian dari para pemain terutama ketika jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh timnya sudah cukup sering terjadi agar lebih mampu lagi dalam mengontrol emosinya dan tetap fokus terhadap permainan yang sedang berlangsung sehingga jangan sampai terjadi lagi sebuah pelanggaran yang bisa merugikan timnya sendiri, terlebih lagi untuk kesalahan – kesalahan yang terbilang konyol yang seharusnya tidak perlu untuk dilakukan oleh para pemain. 

Ada beberapa jenis pelanggaran yang terakumulasi dalam permainan futsal dimana lima kesalahan yang telah dilakukan oleh pemain dari masing – masing timnya akan diakumulasikan pada babak pertama dan tercatat dalam ringkasan pertandingan. Hukuman dari pelanggaran tersebut yaitu dengan diberikan sebuah sangsi tendangan bebas langsung sebagaimana yang disebutkan dalam peraturan. 

Baca penjelasan lengkapnya pada Peraturan Tendangan Bebas dan Penalti Dalam Futsal 

Hukuman Tendangan Bebas  

Pada peraturan futsal, posisi pemain saat dilakukan tendangan bebas untuk lima macam pelanggaran pertama yang terakumulasi dicatat kedua tim pada tiap babaknya
  • Seluruh pemain dari tim lawan harus berada pada jarak yang tidak kurang dari 5 meter terhadap bola hingga bola dalam permainan
  • Pemain lawan boleh membentuk dinding pertahanan untuk menghadang tendangan 
  • Sebuah gol bisa diciptakan langsung dari titik tendangan bebas ini.  
Jika pelanggaran dilakukan oleh sebuah tim lebih dari lima kali dalam setiap babaknya, maka pada permulaan terjadinya pelanggaran akumulasi keenam dalam futsal berlaku ketentuan sebagai berikut:
  • Pemain dari tim yang bertahan tidak diperbolehkan membentuk dinding pertahanan untuk menutup tendangan bebas secara langsung menuju ke arah gawang
  • Seorang pemain yang akan melaksanakan tendangan bebas maka harus diidentifikasi dengan jelas 
  • Posisi penjaga gawang (Keeper) harus tetap berada dalam daerah penaltinya sendiri dengan jarak tidak boleh kurang dari 5 meter terhadap bola di titik tendangan  
  • Selain penendang dan keeper semua pemain yang lainnya di lapangan tetap berada pada posisi sejajar dengan bola dan parallel dengan garis gawang di luar daerah penalti dengan jarak tak kurang lima meter dari bola dan tidak boleh melewati garis imajiner yang ditentukan oleh wasit. 

Prosedur Pelaksanaan Pelanggaran Keenam 

Cara melakukan sebuah tendangan bebas yang terlahir karena adanya pelanggaran akumulasi dalam futsal, untuk pelanggaran keenam dan terakumulasi selanjutnya yaitu
  • Penendang harus melakukan tendangan bebas langsung ke arah gawang untuk mencetak gol dan tidak diperbolehkan mengumpan bola kepada teman satu timnya 
  • Ketika tendangan bebas sudah dilakukan, semua pemain tidak boleh menyentuh bola sebelum tersentuh oleh penjaga gawang atau telah memantul dari tiang atau mistar gawang atau bola sudah keluar lapangan permainan 
  • Jika pemain melakukan akumulasi pelanggaran yang keenam untuk timnya pada posisi antara garis di tengah lapangan dan titik penalti kedua maka tendangan bebas dilakukan di titik penalti kedua (Jarak 10 meter dari gawang) sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan  
  • Jika pelanggaran keenam dalam futsal dilakukan oleh salah seorang pemain untuk timnya terjadi di daerah sendiri antara garis gawang dan titik pinalti kedua (10 meter dari garis gawang) di luar kotak pinalti maka tim yang mendapat tendangan bebas tersebut boleh memilih apakah tendangan mau dilakukan dari titik pinalti kedua atau posisi tempat terjadinya pelanggaran. 
  • Posisi tendangan bebas langsung tidak boleh dilakukan pada jarak yang kurang dari 6 meter dari gawang, apabila pelanggaran tersebut terjadi di dalam daerah pinalti maka titik tendangan bebas dilakukan di garis pinalti terdekat  
  • Jika tendangan bebas terjadi di akhir babak pertandingan maka sebuah tambahan perpanjangan waktu harus diberikan oleh wasit untuk memberi kesempatan kepada pemain untuk melakukan tendangan 
  • Jika permainan telah memasuki waktu tambahan maka untuk semua pelanggaran terakumulasi yang telah dilakukan oleh pemain untuk timnya pada tiap babak pertandingan tetap berlanjut untuk dihitung dan diakumulasikan ke dalam waktu tambahan. 

tendangan bebas penalti kedua pelanggaran akumulasi futsal

Kesalahan dan Sangsi Pelanggaran 

Dalam permainan futsal ada beberapa kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan pemain saat terjadinya sebuah tendangan bebas pada pelanggaran terakumulasi, diantaranya adalah
  • Jika ada seorang pemain dari tim yang bertahan melakukan pelanggaran yang menyalahi peraturan tendangan dari titik penalti kedua maka tendangan bebas diulang apabila tidak terjadi gol dan tendangan tidak diulang apabila terjadi sebuah gol 
  • Jika ada pemain dari teman satu timnya melanggar peraturan tendangan bebas dari titik penalti kedua maka tendangan diulang jika tercipta sebuah gol, namun jika tidak terjadi gol maka wasit memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada tim lawan dan dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran 
  • Jika bola sudah dalam permainan dan seorang pemain yang melakukan tendangan bebas menyentuh bola kembali untuk kedua kalinya sebelum tersentuh oleh penjaga gawang atau memantul dari mistar atau tiang gawang atau penendang tersebut melakukan sebuah kesalahan dan pelanggaran terhadap peraturan tendangan titik pinalti kedua ini maka tendangan bebas tidak langsung diberikan oleh wasit untuk tim lawannya dan dilakukan dari posisi tempat dimana terjadinya pelanggaran tersebut (Kecuali jika terjadi di dalam daerah penalti)  
  • Jika ada pemain dari tim yang bertahan dan tim penyerang melakukan pelanggaran dari peraturan tendangan bebas ini maka tendangan dari titik pinalti kedua diulang 
  • Jika bola mengenai sesuatu benda atau gangguan dari luar setelah pemain melakukan tendangan ke depan maka tendangan bebas langsung harus diulang dan apabila bola mengenai sesuatu setelah memantul dari seorang penjaga gawang (Keeper) atau terpantul dari tiang atau mistar gawang tanpa tercipta sebuah gol maka wasit menghentikan sementara permainan. Permainan dilanjutkan kembali dengan cara wasit menjatuhkan bola (Dropped ball) pada posisi dimana tempat bola terkena gangguan atau mengenai sesuatu (Benda) tersebut. 

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pelanggaran apa saja yang bisa menyebabkan seorang pemain terkena sangsi pelanggaran akumulasi pada futsal dan juga penyebab diberikannya sebuah peringatan oleh wasit berupa hukuman kartu kuning dan kartu merah maupun sanksi disiplin sebuah peringatan atau dikeluarkan dari lapangan permainan saat pertandingan futsal silahkan bisa dibaca selangkapnya pada Jenis Pelanggaran dan Sanksi Hukuman Dalam Futsal

Itulah beberapa penjelasan tentang peraturan akumulasi pelanggaran yang ada pada permainan olahraga futsal. Baca juga artikel yang lainnya, semoga bermanfaat. 

Tendangan Sudut Ke Dalam Futsal dan Pembersihan Gawang

Peraturan Tendangan Sudut 

Dalam permainan futsal juga terdapat sebuah tendangan sudut (Corner kick) sebagaimana yang ada pada pertandingan sepak bola dimana hal itu dilakukan dari sudut lapangan. Pengertian atau istilah lain dari tendangan ini yang biasa dikenal orang yaitu disebut juga dengan tendangan pojok karena memang bola ditendang dari salah satu pojok lapangan permainan. Tendangan sudut adalah sebuah cara yang dilakukan untuk memulai lagi suatu permainan.  

peraturan tendangan sudut dalam permainan futsal

Penyebab tendangan sudut dalam futsal diberikan untuk salah satu tim yaitu terjadi karena posisi dari seluruh bagian bola telah meninggalkan lapangan permainan dimana sebelumnya terlebih dahulu menyentuh pemain bertahan sebelum akhirnya bola melewati garis gawang dalam keadaan bergulir atau menggelinding di permukaan lapangan maupun melayang di udara dan tanpa terjadinya sebuah gol yang masuk ke gawang.

Posisi Pemain dan Bola

Pada saat tendangan sudut dalam futsal dilakukan maka pemain lawan yang bertahan harus berada dalam lapangan dengan jarak minimal tidak boleh kurang dari lima meter dari titik tendangan atau busur sudut di pojok lapangan hingga ditendang oleh pemain dan bola dalam permainan. Sedangkan posisi bola futsal untuk tendangan sudut yaitu ditempatkan dalam garis busur sudut lapangan yang terdekat dari posisi saat dimana bola meninggalkan lapangan permainan.

Cara melakukan Tendangan Sudut

Dalam permainan futsal prosedur yang benar dalam melakukan corner cick adalah
  • Bola harus diletakkan pada pojok lapangan terdekat, di dalam busur garis sudut.  
  • Pemain lawan tidak boleh mendekat dan berada pada jarak yang tidak kurang 5 meter dari bola 
  • Bola ditendang oleh salah satu pemain dari tim penyerang 
  • Pemain harus segera mengumpan atau menendang bola dalam waktu kurang dari empat detik setelah bola diletakkan dan dinyatakan wasit sudah siap untuk ditendang 
  • Setelah bola ditendang oleh pemain maka bola sudah dalam permainan 
  • Penendang tidak diperbolehkan memainkan bola untuk yang kedua kalinya sebelum tersentuh oleh pemain lain. 

Sangsi Pelanggaran 

Kesalahan yang dilakukan pemain dan sanksi yang diberikan saat tendangan sudut dalam futsal, beberapa diantaranya yaitu: 
  • Jika bola tidak ditendang dalam waktu 4 detik setelah wasit menghitungnya maka bola diberikan kepada tim lawannya dengan sebuah pembersihan gawang  
  • Jika pemain lawan berada pada jarak yang terlalu dekat dengan bola dari jarak yang telah ditentukan maka tendangan sudut diulang kembali kecuali diterapkan atas keuntungan yang didapat. Atau dihukum dengan sebuah tendangan bebas ataupun pinalti atas kesalahannya.  
  • Jika penendang memainkan bola untuk kedua kalinya sebelum disentuh pemain lain maka tendangan bebas tidak langsung diberikan untuk tim lawan dan dilaksanakan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran 
  • Jika bola sudah dalam permainan pemain dan pemain yang melakukan tendangan sengaja memegang bola dengan tangannya sebelum mengenai pemain lain maka sebuah tendangan bebas langsung diberikan kepada tim lawan dan dilakukan di tempat dimana pelanggaran terjadi, sedangkan tim tersebut diberi sangsi hukuman sebuah pelanggaran yang diakumulasikan. 

Peraturan Tendangan Ke Dalam Futsal

Tendangan ini terjadi ketika bola telah meninggalkan atau keluar dari lapangan permainan. Dan untuk melanjutkannya lagi dilakukanlah tendangan ke dalam, yaitu sebuah cara untuk memulai kembali permainan. Gol tidak dapat diciptakan dari sebuah tendangan ke dalam sebelum dimainkan oleh pemain lain. 

peraturan tendangan ke dalam futsal

Penyebeb tendangan ke dalam diberikan untuk sebuah tim adalah karena adanya salah seorang pemain dari tim lawan menyentuh bola untuk yang terkahir kalinya sebelum akhirnya seluruh bagian bola tersebut melewati garis samping dan posisinya telah meninggalkan lapangan permainan, baik bola dalam keadaan bergulir atau menggelinding pada permukaan lapangan maupun melayang di udara. 

Dalam istilah permainan sepak bola tendangan ke dalam ini disebut dengan lemparan ke dalam dengan kedua tangannya. Perbedaannya yaitu pada pertandingan futsal dilakukan dengan cara ditendang dengan kaki. Cara melakukan tendangan ke dalam futsal juga harus diperhatikan karena banyak sekali pemain khususnya para pemula yang salah dalam melakukannya. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk kesalahan yang paling sering dijumpai pada saat berlangsungnya kompetisi atau turnamen resmi.

Posisi Bola dan Pemain

Pada permainan olahraga futsal posisi bola saat melakukan tendangan ke dalam yaitu harus berada pada garis samping atau pembatas lapangan di posisi dimana bola meninggalkan lapangan permainan atau bisa juga dilakukan dari luar lapangan pada jarak maksimal tidak lebih 25 cm dari titik garis tempat tersebut. Ketika pemain melakukan tendangan ke dalam, posisi bola dalam keadaan diam tak bergerak dan pemain bisa menendang bola ke arah manapun yang dituju. 

Sedangkan posisi pemain lawan saat tendangan ke dalam futsal dilakukan yaitu berada di dalam lapangan permainan dan berjarak tidak kurang dari lima meter dari bola atau dari tempat dilaksanakannya tendangan kedalam. Untuk posisi kaki pemain yang menendang bola berada pada garis pembatas ataupun di luar garis pembatas lapangan.

Prosedur Tendangan Ke Dalam

Tata cara melakukan tendangan kedalam futsal yang benar harus memperhatikan beberapa hal berikut:
  • Bola ditempatkan pada garis atau posisi yang telah ditentukan dalam keadaan diam 
  • Pemain harus melakukan tendangan ke dalam sebelum waktu 4 detik, terhitung dari bola diletakkan dan siap ditendang
  • Kaki penendang berada di atas atau di luar garis samping lapangan permainan
  • Penendang tidak boleh menyentuh atau memainkan bola kembali untuk kedua kalinya sebelum tersentuh oleh pemain lain
  • Bola telah berada dalam permainan setelah dilakukan tendangan ke dalam.

Pelanggaran dan Sanksi

Kesalahan yang terjadi ketika dilakukan tendangan ke dalam pada pertandingan futsal, beberapa diantaranya adalah
  • Apabila sang lawan berada pada jarak dekat kurang dari yang ditentukan maka tendangan diulang, bila tidak keuntungan bisa diterapkan atau hukuman tendangan bebas ataupun penalti
  •  Apabila lawan bertindak tidak sportif dengan mencoba menghalangi atau mengganggu pemain yang akan melakukan tendangan maka kepadanya diberikan peringatan atas kelakuan tidak sportif 
  • Apabila penendang menyentuh bola untuk kedua kalinya sebelum tersentuh oleh pemain yang lain maka tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada pemain lawan dan dilakukan dimana pelanggaran terjadi (Kecuali di daerah penalti)
  • Apabila penendang sengaja memegang bola saat bola sudah dalam permainan maka tendangan bebas langsung diberikan untuk lawan dan dilaksanakan dimana terjadinya pelanggaran, kepada tim tersebut diberikan hukuman akumulasi pelanggaran.   
Tendangan ke dalam futsal harus diulang dan diberikan kepada pemain lawan apabila:
  • Pemain tidak melakukan tendangannya dengan benar
  • Posisi bola berada di dalam lapangan melewati garis samping atau pembatas 
  • Pemain tidak melakukan tendangan ke dalam selama 4 detik dari waktu bola diletakkan
  • Terjadi sebuah pelanggaran pada peraturan yang lain

Peraturan Pembersihan Gawang (Goal Clearance)

Dalam permainan futsal dikenal dengan istilah pembersihan gawang atau goal clearance adalah sebuah cara yang digunakan untuk melanjutkan kembali permainan. Pada olahraga sepak bola mungkin hal ini hampir sama dengan sebuah tendangan gawang, hanya perbedaaanya dalam permainan sepak bola dilakukan dengan cara bola diletakkan di atas tanah dalam keadaan diam lalu ditendang oleh salah seorang pemain, seperti pemain belakang atau penjaga gawang.

peraturan pembersihan gawang dalam futsal

Penyebab salah satu tim diberikan pembersihan gawang (Goal clearance) dalam futsal yaitu posisi dari seluruh bagian bola telah melewati garis gawang baik bola tersebut bergulir maupun melayang di udara tanpa terciptanya sebuah gol. Sebelum itu bola tersentuh terlebih dahulu oleh salah satu dari pemain lawan untuk terakhir kali sebelum akhirnya bola meninggalkan lapangan permainan.

Tidak ada gol tercipta yang terlahir dari sebuah pembersihan gawang sebelum dimainkan oleh pemain lain. Jika penjaga gawang melakukan goal clearance baik dengan cara ditendang maupun dilempar dan bola langsung mengarah depan lalu masuk ke gawang lawannya maka gol tidak bisa dikatakan sah karena bola belum tersentuh oleh salah seorang pemain satu pun. 

Adapun untuk posisi pemain lawan saat pembersihan gawang dalam futsal dilakukan yaitu harus berada dalam lapangan permainan dan berada di luar daerah penalti dari penjaga gawang yang melakukan lemparan atau tendangan pembersihan gawang.

Tata Cara Pembersihan Gawang

Prosedur dalam melakukan pembersihan gawang (Goal clearance) yang betul pada pertandingan futsal perlu mencermati beberapa hal di bahwa ini:
  • Bola dilemparkan ke arah depan oleh penjaga gawang dari titik manapun dalam daerah penalti sendiri untuk diumpan atau diberikan kepada teman satu timnya.  
  • Penjaga gawang (Keeper) harus melakukan pembersihan gawang sebelum waktu 4 detik sejak bola dipegang atau dikuasainya dalam daerah pinalti 
  • Penjaga gawang tidak boleh menyentuh atau memainkan kembali sebelum bola tersentuh oleh pemain lawan atau telah melewati setengah lapangan  
  • Pemain lawan harus tetap berada di luar daerah pinalti hingga bola dilempar dan berada dalam permainan 
  • Bola sudah dalam permainan kembali setelah dilempar oleh penjaga gawang keluar daerah penaltinya.

Sanksi dan Pelanggaran 

Pada saat dilakukan pembersihan gawang dalam futsal ada beberapa kesalahan atau pelanggaran oleh pemain, berikut ini sangsi dan bentuk pelanggarannya:
  • Bila penjaga gawang tidak melakukan pembersihan gawang dalam waktu 4 detik maka tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan dari garis daerah penalti di tempat terdekat terjadi pelanggaran. 
  • Bila bola tidak dilempar secara langsung keluar daeran pinalti maka pembersihan gawang diulang namun hitungan 4 detik tetap berjalan dan penjaga gawang melakukan pembersihan gawang kembali 
  • Bila bola dalam permainan dan penjaga gawang menyentuh bola kembali sebelum tersentuh pemain lawan atau menerima kembali umpan dari teman satu timnya sebelum melewati garis tengah lapangan maka tendangan bebas tidak langsung diberikan untuk pemain lawan dari titik terjadinya pelanggaran 
  • Bila pelanggaran terjadi di dalam daerah pinalti maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan di garis penalti pada tempat terdekat dimana pelanggaran tersebut terjadi 
  • Bila ada pemain lain dalam satu timnya yang menyentuh bola di dalam daerah pinaltinya sendiri ketika dilakukan pembersihan gawang oleh keeper atau mencegah dari yang seharusnya dilakukan maka pembersihan gawang diulang kembali.  
Demikian tadi penjelasan tentang peraturan futsal mengenai tendangan sudut, pembersihan gawang dan tendangan ke dalam futsal. Silahkan baca juga artikel yang lainnya, semoga bermanfaat. 

Tendangan Bebas dan Pinalti dalam Futsal

Peraturan Tendangan Bebas 

Seperti halnya pada pertandingan sepak bola, dalam permainan futsal pun memiliki peraturan tentang tendangan bebas yang merupakan hadiah oleh wasit kepada salah satu tim sebagai akibat karena adanya sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain dari tim lawan. Sanksi berupa hukuman tendangan pinalti dan tendangan bebas pada pertandingan futsal secara tegas harus diberikan kepada pemain yang terbukti bersalah dengan sengaja melakukan sebuah pelanggaran berat. Hal ini dilakukan sesuai dengan peraturan permainan sebagai hukuman yang pantas atas kesalahan yang telah dilakukannya. 

peraturan tendangan bebas permainan futsal

Untuk mengetahui apa saja jenis kesalahan pemain futsal sehingga menyebabkan diberikannya tendangan bebas ataupun pinalti oleh wasit, sudah dibahas pada postingan yang lain. Silahkan baca Sangsi dan Jenis Pelanggaran dalam Permainan Futsal untuk pemain termasuk sanksi pelanggarannya berupa hukuman kartu kuning maupun kartu merah pada pertandingan.  

Posisi Pemain Saat Tendangan Bebas

Beberapa peraturan tentang posisi tendangan bebas dalam pertandingan futsal yaitu
  • Setiap pemain lawan harus berada pada jarak minimal tidak kurang dari 5 meter dari bola hingga bola berada dalam permainan
  • Bola telah berada dalam permainan jika bola futsal tersebut telah ditendang lalu disentuh atau dimainkan oleh pemain yang lainnya
  • Jika tendangan bebas dilakukan oleh tim bertahan di dalam daerah pinaltinya sendiri, maka semua pemain dari tim lawan harus berada di luar daerah pinalti. 

Jenis Tendangan Bebas 

Macam – macam tendangan bebas yang ada dalam permainan futsal terdiri dari tendangan bebas langsung dan tidak langsung. Persamaan diantara keduanya adalah posisi bola harus dalam keadaan diam dan tidak bergerak sebelum dilakukan tendangan. Pemain yang melakukan tendangan bebas tidak boleh menyentuh bola untuk yang kedua kalinya sebelum bola tersebut mengenai atau tersentuh oleh pemain lain. 

Perbedaan Tendangan Bebas Langung dan Tidak Langsung

Pengertian tendangan bebas langsung pada permainan futsal adalah sebuah tendangan bebas yang dilakukan salah seorang pemain dan langsung menuju ke arah gawang lawan tanpa diumpan terlebih dahulu kepada teman satu timnya. Apabila tercipta sebuah gol, maka gol tersebut dinyatakan sah oleh wasit. Adapun maksud dari tendangan bebas tidak langsung dalam pertandingan futsal adalah tendangan bebas yang dilakukan dengan memberikan atau mengumpan bola kepada salah seorang temannya terlebih dahulu sebelum bola tersebut ditendang ke arah gawang. Gol hanya bisa tercipta dan dianggap sah oleh wasit jika bola dari hasil tendangan bebas telah menyentuh atau tersentuh oleh pemain lain sebelum akhirnya masuk ke gawang lawan. 

Isyarat Wasit

Pada tendangan bebas langsung, tanda isyarat dari seorang wasit yaitu dengan cara salah satu dari lengan tangannya menunjuk secara horizontal arah tendangan yang hendak dilakukan. Pada kasus terjadinya pelanggaran yang dianggap oleh wasit sebuah pelanggaran yang diakumulasikan maka wasit menunjuk ke arah posisi dimana terjadinya suatu pelanggaran, sedangkan jari dari tangan yang lainya mengisyaratkan kepada wasit ketiga untuk memberi tahu bahwa pelanggaran yang baru terjadi tersebut untuk dihitung sebagai akumulasi pelanggaran.

Sedangkan isyarat wasit pada tendangan bebas tidak langsung dalam futsal yaitu dengan cara sang wasit memberikan sebuah indikasi dengan menaikkan tangan di atas kepalanya dan dia tetap mengangkat tangannya sampai tendangan bebas dilakukan dan bola sudah mengenai atau menyentuh pemain yang lain ataupun keluar dari lapangan permainan. 

Sanksi dan Pelanggaran Saat Tendangan Bebas

Beberapa kesalahan atau pelanggaran yang terjadi ketika tendangan bebas dalam pertandingan futsal dilakukan yaitu 
  • Posisi lawan terhadap bola lebih dekat dari jarak yang telah ditentukan dalam aturan pertandingan. Oleh karena itu maka tendangan bebas harus diulang 
  • Jika bola sudah ditendang dan bola dalam permainan namun pemain yang melakukan tendangan tersebut menyentuh kembali atau memainkan bola untuk kedua kalinya sebelum bola tersentuh oleh pemain lain. Maka wasit memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada tim lawan dan dilakukan di tempat pelanggaran tersebut terjadi 
  • Jika pelanggaran berada di dalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilaksanakan dari garis daerah pinalti di tempat dimana terjadinya pelanggaran 
  • Jika tendangan bebas dilakukan selama lebih dari empat detik, maka wasit memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada lawannya dan dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. 

Peraturan Tendangan Pinalti Futsal

Dalam permainan futsal sering kita melihat seorang pemain gagal dalam melakukan tendangan penalti ke arah gawang lawan meskipun jarak tendangan sangat dekat, terutama bagi para pemain yang memiliki sedikit jam terbang atau pengalaman di dalam mengeksekusi tendangan penalti pada pertandingan turnamen atau kompetisi. Memang dibutuhkan skil dan teknik – teknik tertentu yang harus diimbangi dengan seringnya melakukan latihan tendangan. 

peraturan tendangan penalti permainan futsal

Penyebab tendangan penalti pada pertandingan futsal terjadi karena adanya sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang pemain di dalam daerah pinaltinya sendiri ketika bola dalam permainan. Lalu wasit menghukumnya dengan memberikan sanksi pelanggaran berupa hukuman tendangan bebas langsung dari titik penalty untuk tim lawan. Tendangan penalti dilakukan secara langsung oleh pemain lawan ke arah gawang untuk mencetak sebuah gol. Jika pemain harus menendang bola ketika berada pada akhir babak pertandingan maka wasit memberikan ijin tambahan waktu dan memberi kesempatan kepada pemain untuk melakukan tendangan pinalti.

Posisi Bola dan Pemain 

Pada pertandingan futsal saat sebelum dilakukan tendangan penalti maka pastikan bahwa posisi bola berada pada titik pinalti dan dalam keadaan diam tak bergerak. Sedangkan pemain yang akan melakukan eksekusi tendangan harus teridentifikasi terlebih dahulu dengan benar. Dan untuk penjaga gawang atau keeper dari tim bertahan tetap berada pada garis gawang diantara kedua tiang dan dibawah mistar gawang sampai tendangan pinalti dilakukan.

Posisi para pemain yang lain selain penendang tetap berada dalam lapangan, di luar daerah tendangan pinalti, di samping atau belakang dari titik penalti dan dengan jarak minimal tidak kurang 5 meter dari titik pinalti.

Cara Melakukan Tendangan Penalti

Beberapa prosedur yang perlu diketahui pemain dalam melaksanakan tendangan pinalti pada permainan futsal yaitu
  • Wasit memberikan isyarat kepada penendang untuk melakukan tendangan setelah pemain dan bola berada pada posisi yang benar 
  • Bola ditendang oleh pemain ke arah depan menuju gawang untuk mencipatakan sebuah gol
  • Bola dalam permainan ketika pemain yang mengeksekusi telah melakukan tendangan ke depan
  • Penendang tidak boleh menahan gerakannya atau berhenti saat hendak melepaskan tendangan 
  • Penendang tak diperbolehkan memainkan bola untuk kedua kalinya sebelum melakukan satu kali tendangan langsung ke arah gawang tersentuh pemain lain
  • Diijjnkan kepada pemain untuk melaksanakan atau mengulang tendangan penalti selama waktu normal, atau pada akhir babak pertama, atau sampai waktu penuh permainan selesai, atau pada babak perpanjangan waktu jika ada
  • Sebuah gol juga dinyatakan sah oleh wasit jika sebelum melewati kedua tiang dan mistar gawang, bola menyentuh salah satu tiang atau mistar dan/ atau penjaga gawang
  • Wasit memutuskan kapan tendangan penalti telah selesai dilakukan sesuai dengan prosedur. 

Sanksi Pelanggaran 

Berikut ini adalah beberapa sangsi dan pelanggaran yang terjadi oleh pemain pada sebuah tim ketika dilakukan tendangan penalti dalam permainan futsal:
  • Bila pelanggaran dilakukan oleh pemain dari tim bertahan maka tendangan pinalti diulang jika tidak terjadi gol, dan tidak diulang jika tercipta sebuah gol
  • Bila terjadi pelanggaran oleh pemain dari teman satu timnya maka tendangan pinalti diulang jika terjadi gol dan jika tidak tercipta gol maka wasit menghentikan permainan lalu permainan dimulai kembali dengan sebuah tendangan bebas tidak langsung untuk tim bertahan dan dilakukan dari tempat terjadinya pelanggaran. 
  • Bila pemain yang melaksankaan tendangan melanggar aturan maka tendangan bebas tidak langsung diberikan untuk tim lawan dan dilakukan dari tempat dimana pelanggaran terjadi 
  • Tendangan pinalti diulang jika pemain bertahan dan menyerang melakukan pelanggaran peraturan ini
  • Bila pemain tidak menendang bola ke depan maka wasit menghentikan permainan dan memulai kembali permainan dengan sebuah tendangan bebas tidak langsung bagi tim bertahan dilakukan dari titik pinalti terjadinya pelanggaran
  • Bila pemain yang melakukan tendangan tidak teridentifikasi terlebih dahulu maka diberikan peringatan atas kelakuan tidak sportif dalam pertandingan dan tendangan bebas tidak langsung diberikan untuk tim bertahan
  • Bila setelah tendangan dilakukan pemain penendang kembali menyentuh bola (Kecuali dengan tangan) sebelum bola tersentuh pemain lain maka wasit memberi tendangan bebas tidak langsung untuk tim lawan dan dilakukan dari tempat terjadinya pelanggaran
  • Bila penendang sengaja memegang bola dengan tangannya sebelum tersentuh pemain yang lain maka tendangan bebas langsung diberikan untuk tim lawan dari tempat dimana pelanggaran terjadi. 
Itulah penjelasan mengenai tendangan bebas dan penalti pada olahraga futsal serta pelanggaran dan sangsinya. Silahkan baca juga artikel yang lainnya mengenai Peraturan Lama Waktu Permainan Futsal semoga bermanfaat. 

Jenis Pelanggaran dan Sangsi Hukuman dalam Futsal

Peraturan Futsal Tentang Pelanggaran 

Saat seorang pemain berada dalam arena pertandingan, memang tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang sering kali melakukan sebuah kesalahan atau pelanggaran dalam bermain futsal dimana hal tersebut merupakan sebuah bentuk pelanggaran dalam futsal yang menyalahi peraturan pertandingan. Baik kesalahan itu disengaja ataupun tidak sengaja dilakukan, baik itu jenis pelanggaran yang ringan maupun pelanggaran berat. Namun yang pasti ketika seorang pemain melakukan sebuah kesalahan yang melanggar peraturan permainan futsal dan diketahui wasit maka pemain tersebut harus diberi sanksi hukuman yang tegas oleh wasit sesuai dengan jenis atau tingkat pelanggaran yang telah dilakukannya.

Jenis Pelanggaran dan Sangsi Hukuman dalam permainan Futsal

Apa saja macam - macam pelanggaran dalam permainan olahraga futsal yang sering kali dilakukan oleh para pemain pada saat berada di lapangan pertandingan? Nah kali ini akan dibahas tentang peraturan jenis hukuman dan sangsi pelanggaran dalam futsal yang diterima untuk pemain saat bertanding karena dianggap oleh wasit telah melakukan sebuah kesalahan atau melanggar peraturan yang berlaku. Ada beberapa hal yang perlu dan penting untuk diketahui bagi para pemain pada pertandingan futsal, terlebih lagi untuk kalian yang akan mengikuti turnamen atau kompetisi resmi agar tidak melakukan sebuah kesalahan yang terbilang konyol dan sia-sia.  

Sangsi Pelanggaran Atas Kelakukan Tidak Sopan

Dalam permainan futsal penentuan sangsi atau hukuman kepada pemain futsal disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang telah diperbuatnya.  Konsekuensi yang harus diterima oleh seorang pemain jika melakukan tindakan atau perilaku yang tidak sopan adalah dengan sebuah peringatan dari wasit atau bahkan mendapat pengusiran keluar dari arena permainan. 

Mendapat Peringatan dari Wasit

Beberapa hal berikut ini merupakan macam – macam kesalahan berupa tindakan dan perilaku tidak sopan yang dilakukan pemain dan menjadi penyebab mendapat peringatan dari wasit: 
  • Menunjukkan perilaku yang tidak sportif dalam permainan
  • Berselisih dengan sebuah  tindakan atau perkataan yang tidak baik 
  • Mengulur - ulur waktu dalam memulai lagi pertandingan 
  • Tetap melakukan pelanggaran terhadapat aturan permainan 
  • Tak mau mentaati peraturan dalam menjaga jarak ketika dilakukan tendangan sudut, tendangan bebas, tendangan ke dalam
  • Masuk atau masuk kembali ke lapangan tanpa seijin wasit atau menyalahi prosedur saat pergantian pemain 
  • Dengan sengaja meninggalkan lapangan pertandingan tanpa seizing dari wasit.

Pengusiran Keluar Lapangan 

Beberapa hal yang merupakan kelakukan tidak sopan dan bisa menjadi sebab – sebab mengapa seorang pemain diusir oleh wasit dan harus keluar dari lapangan permainan, diantaranya disebabkan oleh:
  • Melakukan pelanggaran yang serius terhadap peraturan 
  • Berlaku kasar dalam pertandingan 
  • Meludahi orang lain atau pemain dari tim lawan
  • Sengaja memegang bola dengan tangannya untuk menghilangkan kesempatan lawan atau menghalangi lawan untuk mencetak gol (Kecuali untuk keeper atau penjaga gawang yang berada di daerah pinaltinya sendiri)
  • Menghalang – halangi pemain yang sedang bergerak maju menuju gawang lawannya untuk menghilangkan kesempatan menciptakan gol dengan melakukan pelanggaran yang bisa mendapat hukuman tendangan bebas atau tendangan dari titik pinalti. 
  • Menyerang lawan, melakukan tindakan penghinaan atau kata caci maki dan/atau gerakan tubuh 
  • Telah menerima peringatan kartu kuning yang kedua dari sang wasit dalam pertandingan yang sama. 

Sangsi Disiplin Untuk Pemain 

Seorang wasit memiliki kewenangan untuk memberikan sangsi disiplin dari sebelum pertandingan dimulai saat dia masuk ke dalam lapangan permainan dimana dia ditugaskan sampai berakhirnya pertandingan dan ia meninggalkan lapangan permainan. 

Seseorang dari pemain yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sebuah hukuman berupa peringatan atau bahkan pengusiran keluar lapangan permainan oleh wasit. Baik hal itu dilakukan di dalam maupun di luar  lapangan permainan, dan entah ditujukan kepada sang lawan, timnya sendiri, sang wasit atau orang lain, maka dikenakan tindakan disiplin dengan tegas sesuai dengan jenis pelanggaran yang telah dilakukan. 

Pelanggaran dan Sangsi Hukuman kartu kuning dan merah dalam Futsal

Pada permainan futsal kegunaan dari kartu kuning berfungsi untuk memberi peringatan kepada pemain bahwa yang bersangkutan telah dinyatakan bersalah atau melakukan sebuah pelanggaran. Sedangkan kartu merah dipergunakan untuk memberikan penjelasan bahwa pemain atau pemain cadangan telah diusir dan dikeluarkan dari lapangan permainan. 

Pemberian kartu kuning atau kartu merah dari wasit dapat dikenakan kepada para pemain ataupun pemain cadangan. Ada beberapa jenis pelanggaran yang menjadi sebab seorang pemain mendapat kartu kuning maupun kartu merah dalam pertandingan futsal. 

Jenis Pelanggaran dan Hukuman dalam Futsal

Seorang pemain yang melakukan pelanggaran pada pertandingan futsal harus mendapat sebuah hukuman oleh wasit sebagai ganjarannya. Jenis hukuman dalam permainan futsal dapat dihukum dengan sebuah tendangan bebas langsung dan tidak langsung. Penentuan hukuman tersebut harus disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pemain yang bersangkutan. 

Hukuman Tendangan Bebas Langsung 

Pada permainan futsal sebuah tendangan bebas langsung diberikan untuk team lawan apabila ada salah seorang pemain telah melakukan pelanggaran yang dianggap oleh wasit merupakan sebuah kelalaian, kecerobohan ataupun mempergunakan tenaga yang sangat berlebihan, diantaranya adalah   
  • Melakukan tendangan atau mencoba menendang lawan
  • Mengganjal pemain lawan 
  • Menerjang pemain dari tim lawan
  • Melakukan penyerangan kepada lawan 
  • Memukul atau mencoba untuk memukul lawan
  • Melakukan dorongan kepada lawan 
  • Mentekel pemain lawan 
  • Menahan lawan, memegang, atau menarik lawan
  • Meludahi tim lawan 
  • Dengan sengaja memegang bola (Kecuali keeper atau penjaga gawang di dalam daerah pinalti sendiri) 
Cara melakukan tendangan bebas langsung dalam permainan futsal harus dilakukan dari tempat dimana pelanggaran tersebut terjadi sesuai dengan ketentuan peraturan futsal tentang posisi tendangan bebas. Hal tersebut merupakan akumulasi dari pelanggaran - pelanggaran diatas.
Silahkan baca Peraturan Tendangan Bebas dan Pinalti dalam Futsal untuk penjelasan selengkapnya. 

Hukuman Tendangan Pinalti

Pada permainan futsal salah satu tim diberikan tendangan pinalti apabila ada seorang pemain yang telah melakukan pelanggaran di dalam daerah pinalti sendiri, entah dimana posisi bola berada yang penting bola dalam permainan. Penyebab seorang pemain pada sebuah tim bisa dikenakan hukuman tendangan dari titik pinalti yaitu apabila ada pelanggaran-pelanggaran dari yang sudah disebutkan di atas dilakukan oleh pemain. Cara melakukan tendangan pinalti harus memperhatikan pada aturan dan ketentuan yang berlaku dalam peraturan pertandingan. 

Hukuman Tendangan Bebas Tidak langsung 

Dalam pertandingan futsal seorang pemain dapat melakukan kesalahan yang berakibat diberikannya tendangan bebas untuk tim lawannya. Beberapa kesalahan atau pelanggaran yang menyebabkan sebuah tendangan bebas tidak langsung dalam futsal adalah karena adanya kesalahan yang dilakukan baik oleh kiper maupun pemain.

Pelanggaran Kesalahan Penjaga Gawang 

Peraturan kiper futsal sangatlah penting untuk diketahui oleh seorang pemain yang bertugas sebagai penjaga gawang atau keeper dalam permainan. Berikut ini adalah jenis pelanggaran yang dilakukan oleh sang kiper pada pertandingan futsal sebagai penyebab hukuman tendangan bebas tidak langsung:
  • Saat back pass, kiper mengontrol atau memegang bola dengan tangannya. Back pass adalah sebuah upaya pengembalian bola dari salah seorang pemain yang sengaja diberikan ke arah belakang kepada penjaga gawang. 
  • Melakukan penguasaan bola dengan kaki maupun tangannya lebih dari empat detik
  • Menyentuh atau mengontrol bola dengan tangannya saat menerima bola langsung dari teman satu timnya ketika dilakukan tendangan ke dalam 
  • Menerima kembali bola dari teman satu timnya baik dengan tangan maupun kakinya setelah bola dilepaskan dari tangannya ke depan dan belum melewati garis tengah lapangan atau sebelum mengenai ataupun dimainkan oleh pemain lawan  

Pelanggaran Karena Kesalahan Pemain 

Sebab – sebab pelanggaran seorang pemain dalam pertandingan futsal yang menyebabkan diberikannya tendangan bebas tidak langsung untuk tim lawan yaitu 
  • Seseorang bermain dengan cara yang berbahaya 
  • Menghalangi gerakan lawan dengan sengaja tanpa adanya bola
  • Mencegah ataupun menghalangi penjaga gawang (Keeper)  untuk melepaskan bola dari tangannya
  • Melakukan bentuk pelanggaran lainnya yang tidak tercantum dalam peraturan, dimana pertandingan diberhentikan untuk memberi sebuah peringatan ataupun mengeluarkan pemain. 

Posisi Tendangan Bebas Tidak Langsung 

Pada permainan futsal cara melakukan sebuah tendangan bebas tidak langsung yang diberikan kepada tim lawan harus sesuai dengan peraturan pertandingan yang berlaku dimana posisinya dilakukan di tempat terjadinya pelanggaran, kecuali jika terjadi di dalam daerah pinalti maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan di garis pinalti pada lokasi yang paling dekat dengan tempat terjadinya pelanggaran. 

Keputusan dan Penegasan 

Seseorang pemain dari salah satu tim yang telah dikeluarkan wasit atau send off maka tak bisa lagi untuk kembali mengikuti permainan ataupun duduk di bangku pemain pengganti, akan tetapi harus meninggalkan lapangan arena permainan. Untuk pemain pengganti boleh memasuki lapangan permainan setelah dua menit dari waktu teman satu timnya dikeluarkan. Jika sebelum waktu dua menit tim lawan terlebih dulu menciptkan gol, maka pemain cadangan secara sah telah diijinkan oleh pencatat waktu dan diperbolehkan untuk masuk ke dalam lapangan permainan. 

Beberapa ketentuan yang berlaku tentang peraturan jumlah pemain futsal setelah salah seorang pemain dari sebuah tim dikeluarkan yaitu 
  • Apabila di dalam pertandingan tersebut masih terdapat 4 orang pemain dan jumlah pemain lawan sebanyak 5 orang, lalu tim lawan dengan jumlah pemain yang lebih banyak menciptkan gol maka tim dengan jumlah pemain yang lebih sedikit yaitu 4 orang dapat memasukan pemain kelimanya 
  • Apabila jumlah pemain masing - masing tim sebanyak 4 orang dan terjadi sebuah gol, maka kedua tim tersebut harus tetap bermain dengan jumlah pemain yang sama 
  • Apabila terdapat 5 pemain melawan 3 pemain dari tim lawan, atau 4 orang melawan 3 orang pemain dari lawannya, maka tim yang memiliki jumlah pemain 3 orang bisa menambah pemain hanya 1 orang 
  • Apabila masing – masing tim bemain dengan jumlah pemain sebanyak 3 orang dan tercipta sebuah gol maka keduanya harus tetap bermain dengan jumlah pemain yang sama banyak. 
  • Apabila gol yang tercipta justru dilakukan oleh tim dengan jumlah pemain yang lebih sedikit maka permainan futsal dilanjutkan dengan tidak menambah jumlah pemain untuk tim tesebut.  
Demikian penjelasan yang bisa dibagikan pada kesempatan ini terkait dengan peraturan tentang sangsi dan jenis pelanggaran dalam permainan futsal beserta hukuman dan sanksi yang diberikan untuk sebuah tim. Untuk keterangan lengkapnya silahkan bisa dipelajari pada artikel yang lainnya, Cara Menentukan Skor dan Pemenang Pertandingan Futsal semoga bermanfaat. 

Penentuan Skor Gol Pemenang Pertandingan Futsal

Peraturan Penentuan Gol 

Ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait dengan peraturan futsal tentang bagaimana cara untuk menentukan gol sebuah bola apakah sudah dianggap masuk (Goal) atau belum dalam permainan. Terlebih bagi seorang wasit harus betul - betul memahami kriterianya bagaimana ciri - ciri posisi bola yang dinyatakan telah masuk atau gol dan tidaknya ketika berada di sekitar garis gawang sesuai dengan ketentuan yang tertera pada peraturan pertandingan futsal. Sebuah bola dianggap gol dan dinyatakan sah oleh wasit jika seluruh bagian dari bola futsal telah melewati garis gawang yang berada diantara dua tiang dan di bawah mistar gawang. Selain itu pemain dari salah satu tim yang menciptakan gol tidak melakukan pelanggaran sebelumnya.

Sebuah gol yang dinyatakan tidak sah jika pemain keeper atau penjaga gawang dari salah satu tim melempar bola futsal ke arah depan dengan tangan atau lengannya dari daerah pinaltinya sendiri ke gawang lawan tanpa menyentuh salah seorang pemain satupun. Permainan futsal dimulai kembali dengan pembersihan gawang untuk tim lawan.  

cara menentukan nilai skor gol pemenang futsal

Apabila setelah terjadi sebuah gol namun wasit menyadari bahwa ternyata tim yang mencetak gol diketahui wasit memainkan seorang pemain atau melakukan sebuah kekeliruan penggantian pemain. Maka sebelum dimulainya permainan kembali wasit harus memutuskan gol yang terjadi dianggap tidak sah dan pertandingan dilanjutkan lagi dengan dilakukan sebuah tendangan bebas tidak langsung oleh tim lawan dari tempat di dalam daerah pinalti. Akan tetapi jika tendangan awal sudah dilakukan maka hukuman harus diberikan kepada pemain yang melakukan pelanggaran tersebut dan wasit membuat sebuah laporan sesuai dengan fakta yang ada kepada pihak berwenang. 

Penentuan Pemenang

Pemenang pertandingan dalam sebuah permainan futsal ditentukan oleh tim yang berhasil menciptakan gol dengan jumlah yang lebih banyak dari lawannya. Namun apabila saat pertandingan berakhir kedua tim mencetak jumlah gol yang sama kuat atau tidak ada gol yang tercipta sama sekali maka pertandingan dinyatakan seri atau imbang. Apabila dalam sebuah turnamen atau kompetisi mengharuskan adanya tim yang keluar sebagai pemenang pertandingan setelah menjalani laga kandang dan tandang yang kemudian berakhir seri maka harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang telah disepakati. 

Cara menentukan pemenang pertandingan futsal yang berakhir dengan hasil imbang, skor kaca mata atau seri yang sama kuat adalah dengan beberapa hal sebagai berikut

1. Penghitungan Nilai Skor Gol Tandang 

Cara menentukan siapa tim pemenang pertandingan dengan menghitung perolehan skor gol tandang ini harus dilakukan sesuai dengan peraturan kompetisi yang berlaku dimana ketika terjadi hasil imbang setelah melakoni pertandingan kandang dan tandang antar kedua tim maka cara menghitung skornya adalah dengan memberikan nilai atau poin dobel dari setiap gol yang berhasil diciptakan oleh tim pada laga tandang. Cara perhitungan poin dalam pertandingannya adalah dengan cara menghitung selisih golnya, sehingga saat hasil akhirnya dihitung akan keluar satu tim sebagai pemenang pertandingan karena lebih unggul atau menang agregat dari perhitungan selisih gol laga tandang. 

Sebagai contoh, misalnya ada 2 tim yang sedang melakoni pertandingan kandang dan tandang dan hasilnya sebagai berikut: 
  • Pada pertemuan pertama tim A melakoni pertandingan tandang dan menang 2-0 atas tim B yang melakoni pertandingan kandangnya. 
  • Di pertemuan kedua tim B menjalani pertandingan tandangnya dan menang 3-1 atas tim A yang menjalani laga kandang. 
  • Maka hasil pertandingan tim A melawan tim B berakhir dengan kedudukan sama kuat atau imbang yaitu 3-3 
  • Untuk menentukan siapa yang keluar sebagai pemenangnya maka dilakukan tindakan dengan cara menghitung dobel setiap gol tandang yang berhasil di ciptakan 
  • Sehingga untuk tim A gol tandangnya sebanyak 2x2= 4 ditambah gol kandang 1 jadi total skor nilainya 5
  • Sedangkan tim B meskipun pada laga kandang tidak ada gol yang tercipta namun di laga tandang justru mampu mencetak 3 gol ke gawang tim A maka nilai skornya 3x2=6 
  • Maka nilai skor akhirnya untuk tim A adalah 5 dan tim B sebanyak 6 sehingga yang berhak keluar sebagai pemenangnya adalah tim B dengan unggul agregat dari tim A

2. Perpanjangan Waktu Pertandingan Futsal 

Cara menentukan pemenang pertandingan futsal yang berakhir dengan hasil imbang bisa juga dilakukan dengan perpanjangan waktu. Permainan dilanjutkan dengan dua kali babak tambahan dengan durasi waktu yang sama dalam setiap paruh  atau babak, misalnya 5 menit atau 3 menit. Berapa lamanya perpanjangan pada tiap babak harus disebutkan dalam peraturan pertandingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

peraturan cara tendangan pinalti futsal

3. Tendangan dari Titik Pinalti 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan tendangan pinalti untuk menentukan tim mana yang keluar sebagai pemenang pertandingan futsal. Peraturan tendangan dari titik pinalti harus dilakukan sesuai dengan cara dan prosedur yang telah ditentukan, diantaranya 
  • Gawang mana yang akan digunakan untuk tendangan pinalti harus dipilih oleh wasit 
  • Wasit melakukan lemparan koin untuk menentukan siapa tim yang berhak memilih tendangan pertama atau kedua dengan memenangkan pelemparan koin tersebut. 
  • Wasit utama, wasit kedua, wasit ketiga dan juga pencatat waktu memiliki catatan tentang pemain yang melakukan tendangan 
  • Wasit harus memastikan terlebih dahulu sebelum tendangan pinalti dimulai bahwa jumlah pemain dari tiap tim yang akan melakukan tendangan berada di dalam setengah lapangan permainan
  • Apabila jumlah pemain salah satu tim termasuk pemain cadangan nya lebih banyak dari pada jumlah pemain lawan sebelum tendangan pinalti dimulai maka harus dilakukan pengurangan agar jumlah pemainnya sama dengan tim lawan dan kapten tim memberikan informasi kepada wasit siapa nama dan nomor punggung pemain yang dikeluarkan. 
  • Penjaga gawang boleh diganti dengan pemain yang lain saat tendangan dari titik pinalti akan dilakukan 
  • Semua pemain dan pemain pengganti memiliki hak untuk melakukan tendangan 
  • Setiap tendangan dari titik pinalti dilakukan oleh pemain yang berbeda sebelum pemain melakukan tendangan untuk yang kedua kalinya 
  • Saat tendangan pinalti dilakukan hanya pemain yang berada di dalam lapangan permainan termasuk penjaga gawang, wasit, dan wasit ketiga 
  • Selain pemain yang melakukan tendangan dan penjaga gawang, semua pemain harus berada di separuh lapangan permainan yang tempatnya berseberangan dengan wasit ketiga 
  • Penjaga gawang dari tim yang melakukan tendangan berada di dalam lapangan dekat titik pinalti dan berseberangan daerah pergantian pemain dengan jarak tidak kurang dari 5 meter dari titik pinalti
  • Masing – masing tim melakukan tiga tendangan dari titik pinalti dengan ketentuan berikut
  • Tendangan dilakukan secara bergantian
  • Sebelum tiga tendangan dilakukan semuanya, salah satu tim berhasil mencetak gol yang lebih banyak dari gol yang mungkin diciptakan tim lawan maka tendangan disudahi
  • Apabila tiga tendangan telah dilakukan dan jumlah gol yang dihasilkan sama atau tak ada gol yang tercipta, maka tendangan dilanjutkan lagi dengan cara sama hingga ada tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak tentunya dengan jumlah penendang yang sama 
Ketiga hal di atas merupakan sebuah cara yang ditempuh dalam menentukan siapa tim yang harus keluar sebagai pemenang pertandingan futsal setelah menjalani laga kandang dan tandang yang berakhir dengan hasil imbang. Seiring dengan perkembangan zaman tidak menutup kemungkinan jika terjadi perubahan ketentuan dalam pertandingan futsal. Untuk penjelasan selengkapnya silahkan baca Peraturan Tendangan Pinalti dalam Permainan Futsal

Demikian penjelasan mengenai penentuan skor dari gol yang tercipta dan penentuan pemenang dalam permainan futsal yang bisa dibagikan untuk kalian semuanya. Silahkan baca juga artikel yang lainnya, Peraturan Wasit Futsal semoga bermanfaat. 

Lama Waktu Pertandingan Futsal

Berapakah lama waktu permainan futsal resmi yang sesuai dengan peraturan FIFA di level internasional? Jika kita amati beberapa pertandingan futsal di sekeliling kita banyak dijumpai perbedaan mengenai lamanya permaian dalam sebuah kompetisi atau turnamen futsal, terutama pada kompetisi di tingkat bawah seperti antar kampung, dimana dalam setiap babak memiliki durasi waktu yang berbeda. Semua tergantung pada keputusan dan ketentuan yang berlaku dari panitia penyelenggara dan telah disepakati oleh semua peserta. 
durasi lama waktu permainan futsal resmi fifa

Pada setiap babak dalam pertandingan futsal ada yang memakai durasi waktu 20 menit, 15 menit dan tidak sedikit pula yang menggunakan 10 menit. Tak bisa dipungkiri bahwa dalam setiap event turnamen atau kompetisi tidak lepas dari yang namanya anggaran biaya dan salah satunya terkait dengan penyewaan lapangan futsal. Sehingga untuk menyesuaikannya dilakukan upaya dengan menggunakan durasi waktu permainan yang pendek sehingga tidak butuh waktu yang terlalu lama untuk menyelesaikan satu partai pertandingan. 

Durasi Permainan Futsal

Lamanya pertandingan untuk setiap permainan pada tiap paruh atau babak dalam olahraga futsal di tingkat nasional maupun internasional sesuai dengan peraturan dari FIFA adalah selama 20 menit, kecuali apabila terdapat kesepakatan antara wasit dan masing-masing tim tentang lamanya permainan sebelum bertanding yang disesuaikan dengan peraturan permainan yang berlaku, seperti pada kompetisi yang ada di sekitar kita. Dalam permainan futsal tidak seperti yang ada pada permainan sepak bola untuk tambahan waktu, namun diberikan kesempatan untuk meminta time out atau waktu sela bagi kedua tim.

Waktu Istirahat

Lama waktu yang diberikan oleh wasit untuk isirahat kepada para pemain dalam pertandingan futsal adalah tidak boleh lebih dari 15 menit, biasanya durasi waktu yang dipakai diantara kedua babak ini selama 10 menit, kecuali untuk kompetisi amatir atau tingkat bawah bisa kurang dari itu. Pada setiap turnamen atau kompetisi harus menyertakan peraturan yang mengatur tentang lamanya waktu istirahat diantara kedua paruh atau babak pertandingan dan disepakati oleh setiap tim. 

Waktu Time Out Futsal

Dalam permainan futsal setiap tim berhak untuk meminta waktu sela atau time out pada setiap babak pertandingan dengan durasi waktu selama satu menit. Permintaan time out dari sebuah tim boleh diminta setiap saat. Cara meminta time out pada pertandingan futsal dapat dilakukan dengan mengikuti persyarakat yang berlaku. Ofisial tim memiliki wewenang untuk meminta kepada wasit ketiga atau pencatat waktu jika tidak ada disana. Lalu pencatat waktu memberikan izin dan memberikan waktu time out saat tim yang memintanya dalam penguasaan bola dan bola sedang di luar permainan.  Waktu sela ini ditandai dengan menggunakan peluit yang bunyinya berbeda dari wasit yang menggunakannya.  

Selama time out pemain harus tetap di lapangan permainan dan pemain cadangan harus tetap berada di luar lapangan. Ofisial tim juga dilarang untuk memasuki lapangan permainan sehingga jika seorang pelatih atau ofisial ingin memberikan instruksi kepada para pemain maka hanya bisa dilakukan pada garis pembatas lapangan yaitu garis samping. Untuk pergantian pemain hanya bisa dilakukan setelah peluit berakhirnya time out dibunyikan. Jika dalam pertandingan ada tim yang tidak meminta waktu time out di babak pertama  maka di babak kedua tim tersebut hanya diberi hak untuk memintanya sebanyak satu kali saja. Lalu bagaimana jika wasit ketiga atau pencatat waktu tidak ada dalam sebuah pertandingan, maka ofisial tim boleh memintanya kepada wasit agar diberikan waktu time out untuk timnya. 

Memulai Pertandingan 

Sebelum pertandingan futsal dalam sebuah kompetisi dimulai, terlebih dahulu dilakukan pengundian atau pelemparan koin oleh wasit. Hal ini dilakukan untuk memutuskan sebuah tim dalam menentukan gawang atau bola permainan yang akan berlangsung. Tim yang memenangkan lemparan koin berhak menentukan lokasi gawang yang dipilih, sedangkan tim yang kalah melakukan tendangan untuk memulai permainan pada babak pertama. Untuk babak kedua dilakukan pergantian tempat dan tendangan kick off pada babak kedua dilakukan oleh tim yang memenangkan lemparan koin. 

tendangan kick off bola futsal

Tendangan Kick off 

Maksud dari tendangan kick off adalah sebuah cara untuk memulai permainan dengan melakukan tendangan pertama atau awal yang dilakukan oleh salah satu tim. Pada permainan futsal tendangan awal (Kick-off) dilakukan pada:
  • Awal pertandingan babak pertama
  • Setelah terjadinya gol oleh salah satu tim
  • Awal pertandingan di babak kedua
  • Pada awal setiap perpanjangan waktu jika dilakukan

Adapun cara melakukan tendangan kick off dan prosedur yang ditentukan dalam pertandingan futsal sebagai berikut:
  • Seluruh pemain harus berada pada daerah lapangannya sendiri
  • Bola futsal diletakan di titik tengah lapangan 
  • Jarak pemain lawan dengan bola saat melakukan kick off tak kurang dari 3 meter hingga bola tersebut sudah dalam permainan
  • Wasit memberi sebuah isyarat untuk segera memulai pertandingan 
  • Bola sudah dalam permainan saat pemain menendang bola ke arah depan melewati garis tengah dan tersentuh oleh temannya. 

Menjatuhkan Bola oleh Wasit (Dropped Ball)

Pada beberapa kasus tertentu wasit harus menghentikan sementara pertandingan ketika bola  masih dalam permainan dengan setiap alasan yang tidak disebutkan dalam peraturan futsal. Pertandingan dimulai lagi dengan cara menjatuhkan bola oleh wasit yang memimpin jalannya permainan. Jadi menjatuhkan bola dalam futsal atau dropped ball adalah sebuah cara untuk memulai kembali permainan setelah sebelumnya dihentikan sementara oleh wasit. Hal ini memang tidak dilakukan di setiap pertandingan futsal namun dalam hal tertentu wasit bisa melakukan tindakan ini. 

Adapun prosedur dan cara menjatuhkan bola oleh wasit dalam permainan futsal yaitu dengan salah seorang wasit utama atau wasit kedua menjatuhkan bola pada tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan sementara kecuali apabila di dalam daerah pinalti, maka sang wasit menjatuhkan bolanya untuk memulai kembali permainan di garis daerah pinalti pada tempat terdekat dimana bola tersebut berada saat pertandingan dihentikan. Bola dalam permainan kembali jika sudah dijatuhkan oleh wasit dan menyentuh lapangan pertandingan.   

Seorang wasit harus mengulang kembali untuk menjatuhkan bola jika ada seorang pemain yang terlebih dahulu menyentuh bola sebelum bola tersebut menyentuh permukaan lapangan permainan. Atau hal tersebut harus diulang karena bola yang telah dijatuhkan oleh wasit meninggalkan lapangan permainan setelah menyentuh permukaan lapangan tanpa disentuh oleh seorang pemain satupun. 

Mengakhiri Permainan Futsal

Untuk mengakhiri permainan dalam satu babak pada pertandingan futsal maka pencatat waktu memberikan petunjuk bahwa pertandingan yang berlangsung sudah berada pada akhir dari 20 menit permainan dengan isyarat atau bunyi peluit lainnya. Setelah mendapatkan petunjuk, maka wasit menyatakan bahwa pertandingan telah berakhir dengan bunyi peluit. 
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh wasit dalam mengakhiri permainan futsal sebagai berikut:
  • Bila tendangan dari titik pinalti kedua atau tendangan bebas di awali dengan akumulasi pelanggaran keenam dilaksanakan atau diulang kembali maka dilakukan penambahan waktu menunggu sampai tendangan tersebut dilakukan
  • Bila tendangan pinalti dilakukan atau dilaksanakan kembali maka dilakukan penambahan waktu menunggu hingga dilakukan tendangan tersebut. 
  • Bila bola sedang dimainkan oleh pemain terhadap salah satu gawang lawan sebelum ada bunyi isyarat, wasit harus menunggu sampai selesai dilakukan tendangan.  
Oleh karena itu setiap wasit hendaknya memahami betul akan tugas dan tanggung jawab wasit yang memiliki wewenang dalam memimpin jalannya pertandingan. Itulah beberapa penjelasan tentang peraturan waktu permainan futsal, silahkan baca artikel yang lainnya semoga bermanfaat.

Peraturan Wasit Futsal

Wasit Futsal 

Wasit dalam setiap pertandingan olahraga memiliki peranan yang begitu penting dalam mengatur dan mengontrol jalannya permainan pada sebuah turnamen atau kompetisi. Bisa dibayangkan jika sebuah pertandingan resmi tanpa adanya kehadiran sang wasit apa yang akan terjadi, tentu keadaan akan gaduh dan tak teratur. Wasit memiliki tugas dan tanggung jawab serta kekuasaan yang harus dilaksanakan dalam sebuah pertandingan. Pada permainan olahraga futsal wasit juga memiliki peranan yang penting seperti halnya pada pertandingan lainnya namun terdapat beberapa perbedaan. Seorang wasit juga perlu mengetahui perkembangan terkini jika ada perubahan pada aturan main atau peraturan wasit futsal terbaru di dunia internasional.  Lantas apa saja peraturan wasit futsal terbaru  yang memiliki tugas dan wewenang dalam setiap pertandingan?  

Peraturan Wasit Futsal Terbaru

Pada olahraga futsal, terdapat beberapa wasit yang terlibat dalam permainan pada sebuah kompetisi, diantaranya yaitu Main referee (Wasit utama), The 2nd referee (Wasit kedua), The 3rd referee (Wasit ketiga), dan The timer keeper (Pencatat waktu). Semuanya memiliki tugas dan wewenang masing-masing, baik ketika pertandingan berlangsung, sebelum dan sesudah pertandingan. 

Wewenang dan Kekuasaan Wasit

Dalam sebuah pertandingan permainan futsal dipimpin oleh 2 orang wasit yakni wasit utama dan wasit kedua dimana keduanya memiliki wewenang penuh dalam menegakkan peraturan pertandingan. 

Tugas dan Tanggung Jawab Wasit 

  • Menegakkan peraturan permainan futsal yang berlaku dengan disiplin dan tegas
  • Memastikan bahwa lapangan dan bola futsal yang digunakan telah memenuhi syarat 
  • Memastikan bahwa pemain memakai perlengkapan futsal yang memenuhi persyaratan 
  • Memimpin pertandingan bersama asisten wasit dimana dapat ditugaskan
  • Mencatat segala kejadian yang terjadi di lapangan selama pertandingan berlangsung 
  • Menghentikan permainan jika dikarenakan adanya bermacam gangguan dari luar
  • Menghentikan permainan untuk setiap pelanggaran permainan
  • Menghentikan permainan jika terdapat pemain yang sekiranya mendapat cedera serius dan memastikan telah dibawa keluar lapangan dan boleh kembali jika permainan sudah dimulai lagi.
  • Memperbolehkan permainan tetap dilanjutkan jika ada pemain yang sekiranya hanya mendapat cedera ringan sampai bola keluar lapangan dan memastikan bahwa pemain telah dibawa keluar lapangan dan boleh kembali masuk jika sudah menerima isyarat dari wasit. 
  • Memperbolehkan permainan tetap dilanjutkan bila terjadi pelanggaran dan tim yang dirugikan dalam posisi yang diuntungkan, namun jika pemberian keuntungan tidak dapat dilakukan saat itu wasit menghukum pelanggaran tersebut, menghentikan permainan dan memulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dari tempat dimana pelanggaran itu terjadi. 
  • Memberi hukuman bagi pelanggaran yang lebih serius jika pemain melakukan pelanggaran lebih dari satu dalam waktu yang sama. 
  • Memberi hukuman terhadap kelakuan tidak sopan lebih serius jika ada seorang pemain melakukan kelakukan tidak sopan lebih dari satu dalam waktu yang bersamaan. 
  • Mengambil tindakan disiplin kepada pemain yang bersalah melakukan pelanggaran, baik berupa teguran, peringatan maupun pengusiran keluar lapangan permainan. Tindakan ini tidak harus dilakukan dengan segera tetapi dilakukannya ketika bola diluar permainan. 
  • Mengambil tindakan dengan tegas terhadap ofisial tim yang tidak taat dan berperilaku tidak bertanggung jawab dari yang sepatutnya, dengan wewenangnya mengusir mereka dari daerah teknik dan sekitar lapangan permainan. 
  • Memastikan bahwa tak ada orang yang tidak berkepentingan masuk ke lapangan permainan
  • Menyatakan bahwa permainan dimulai kembali setelah dihentikan sementara
  • Menyerahkan laporan pertandingan kepada pengurus yang berwenang terkait pelanggaran disiplin pemain, ofisial dan semua kejadian lainnya yang terjadi selama pertandingan, sebelum dan sesudah pertandingan. 

Wasit Kedua

Tugas wasit kedua pada futsal ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan futsal yang berlawanan dari posisi wasit utama. Adapun wewenangnya antara lain:
  • Memiliki kekuasaan untuk menghentikan pertandingan pada setiap pelanggaran peraturan.
  • Memastikan bahwa dalam pergantian pemain dilakukan dengan baik.  
  • Wasit kedua diperbolehkan menggunakan peluit untuk membantu wasit utama dalam mengawasi pertandingan sesuai dengan peraturan pertandingan yang berlaku.

Keputusan wasit

  • Semua keputusan wasit terkait fakta yang berhubungan dengan permainan bersifat final dan tidak dapat dirubah. 
  • Wasit utama dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya jika menyadari bahwa mereka telah membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan bahwa hal itu perlu dilakukan, sepanjang permainan belum dimulai kembali atau pertandingan belum berakhir. 
  • Jika wasit utama dan wasit kedua mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan antara keduanya, maka tetap keputusan wasit utamalah yang dipakai.
  • Wasit utama dan wasit kedua, memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasit utamalah yang berlaku.
  • Jika sering terjadi gangguan dalam permainan yang timbul akibat tindakan wasit kedua yang tidak sesuai, maka wasit utama dapat membebaskan wasit kedua dari tugas tugasnya dan mengatur penggantian wasit kedua serta memberikan laporan kepada pejabat yang berwenang.
  • Dalam pertandingan internasional diwajibkan untuk mempergunakan wasit kedua.

Tugas Wewenang Wasit Futsal

Asisten Wasit Futsal

Dua Asisten Wasit yaitu wasit ketiga (The 3rd referee) dan penjaga atau pencatat waktu (The timer keeper) dilengkapi dengan alat penunjuk waktu (Kronometer) yang sesuai dan juga perlengkapan yang diperlukan. Mereka duduk di sisi luar di pertengahan lapangan pada sisi yang sama dengan daerah pergantuan pemain dan disediakan meja pencatat waktu supaya bisa melakukan tugasnya dengan baik dalam mencatat setiap adanya akumulasi pelanggaran.

Pencatat / Penjaga waktu 

Tugas dari pencatat atau penjaga waktu (The timer keeper) dalam futsal adalah
  • Memastikan bahwa durasi atau lamanya pertadingan sesuai dengan ketentuan peraturan permainan yang berlaku
  • Menghidupkan alat pencatat waktu ketika tendangan awal (Kick-off) dimulai.
  • Menghentikan alat pencatat waktu (Chronometer) ketika bola di luar permainan
  • Menghidupkan lagi alat pencatat waktu setelah permainan dilanjutkan kembali setelah tendangan ke dalam, pembersihan gawang, tendangan penjuru, tendangan bebas, tendangan titik pinalti atau titik pinalti kedua atau menjatuhkan bola. 
  • Melakukan pencatatan jika ada gol yang terjadi, akumulasi pelanggaran pada setiap paruh permainan di papan skor untuk umum jika tersedia
  • Memberikan petunjuk untuk permintaan time out satu menit dan menunjukan kembali waktu akhirnya dengan bunyi pluit yang berbeda dari wasit utama setelah wasit ketiga memberitahukannya
  • Memberikan petunjuk akumulasi pelanggaran kelima dengan bunyi peluit berbeda dari wasit utama setelah wasit ketiga memberitahukannya
  • Waktu dua menit pemain dikeluarkan dari permainan
  • Memberi petunjuk tentang akhir paruh atau babak pertama, akhir pertandingan,atau akhir paruh perpanjangan waktu (Jika ada) dengan bunyi peluit yang berbeda dari wasit utama
  • Menggantikan tugas khususnya wasit ketiga jika kemudian ia tidak bisa hadir
  • Memberikan catatan tentang time-out, pelanggaran dan informasi lainnya yang berhubungan dengan pertandingan

Wasit Ketiga  

Tugas dari wasit ketiga (The 3rd referee) dalam pertandingan futsal adalah membantu wasit dan pencatat waktu (The timer keeper) yaitu
  • Memiliki catatan atas akumulasi pelanggaran yang dilakukan tim dengan memperhetikan setiap isyarat yang diberikan oleh wasit 
  • Memberikan isyarat bahwa salah satu tim telah melakukan akumulasi pelanggaran kelima dalam satu paruh atau babak pertandingan 
  • Memiliki catatan tentang pemain yang ada dalam pertandingan 
  • Mencatat jumlah gol yang terjadi dalam pertandingan 
  • Memiliki catatan tentang pemain yang menciptakan gol
  • Mencatat nama dan nomor pemain yang diberikan peringatan atau dikeluarkan dan jumlah pelenggaran yang dilakukan 
  • Mengawasi pergantian bola atas permintaan wasit
  • Memegang catatan permintaan waktu time out
  • Memegang dokumen resmi setiap tim guna keperluan penggantian pemain yang dikeluarkan dan waktu time out jika ada permintaan 
  • Melakukan pemeriksaan terhadap pemain cadangan sebelum memasuki lapangan 
  • Memberitahukan wasit dengan isyarat jika ada kesalahan yang terlihat untuk mengusir seorang pemain atau tindakan kekerasan dikeluarkan dari lapangan dan wasit memutuskan sesuai fakta yang ada 
  • Mengawasi tingkah laku orang di dalam daerah teknik pemain, bangku pemain cadangan jika ada tingkah laku yang melanggar dan tidak pantas dilakukan 
  • Memiliki catatan tentang penghentian pertandingan karena gangguan dari luar beserta alasannya  
  • Menggantikan posisi wasit kedua jika wasit atau wasit kedua sakit atau mengelami cedera 
  • Menyediakan informasi-informasi yang terkait dengan pemain dan pertandingan 
Pada pertandingan intrnasional diwajibkan adanya pencatat waktu dan wasit ketiga. Untuk jam / alat pencatat waktu atau chronometer  yang digunakan harus disesuaikan dengan fungsi-fungsi yang dibutuhkan.

Itulah beberapa penjelasan yang bisa dibagikan tentang peraturan wasit futsal pada sebuah turnamen atau pertandingan resmi. Silahkan baca juga artikel yang lainnya, Peraturan Pemain dan Perlengkapan Futsal semoga bermanfaat.